Rekonstruksi Pembunuhan, Andi Lala Berkursi Roda dan Terus Menunduk

Pembunuhan Sadis di Medan

Rekonstruksi Pembunuhan, Andi Lala Berkursi Roda dan Terus Menunduk

Jefris Santama - detikNews
Senin, 08 Mei 2017 13:48 WIB
Rekonstruksi Pembunuhan, Andi Lala Berkursi Roda dan Terus Menunduk
Pembunuhan satu keluarga di Medan direkonstruksi hari ini, Senin 8 Mei 2017. Andi Lala dihadirkan. Karena kakinya terluka, dia memakai kursi roda (Foto: Jefris Santama/detikcom)
Medan - Andi Lala (34) dihadirkan dalam rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Medan, Sumatera Utara. Otak pembunuhan ini 'tampil' berkursi roda karena kakinya terluka. Wajahnya terus ditekuk.

Andi Lala dihadirkan bersama 2 tersangka lain, yakni Andi Saputra (27) dan Roni (21). Suasana riuh terjadi ketika Andi Lala Cs dibawa menuju ke rumah korban, di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan.

"Woo.. Woo...," teriak masyarakat.

Polisi menenangkan masyarakat. "Tenang, tenang," kata petugas melalui pengeras suara.

Di rumah korban, Andi Lala Cs tampak melakukan sejumlah adegan. Suasana tak terlihat karena adegan dilakukan di dalam rumah. Ratusan warga menyemut. Ada yang duduk di atap rumah demi menyaksikan jalannya rekonstruksi.

Rekonstruksi dijaga 350 personel dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polda Sumut. "Juga ada personel Brimob," kata Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Pati O Siahaan.

Andi cs beraksi sadis pada Minggu (9/4/2017). Mereka membunuh Riyanto (40), Sri Ariyanti (40), Sumarni (60), Naya (13) dan Gilang (8). Satu balita Kinara (4), selamat. Andi Lala mengaku dendam karena Riyanto tak mengembalikan uang Rp 5 juta untuk pembelian sabu. (try/try)


Berita Terkait