Teriakan Marah Warga Iringi Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga

Teriakan Marah Warga Iringi Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga

Jefris Santama - detikNews
Senin, 08 Mei 2017 13:21 WIB
Teriakan Marah Warga Iringi Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga
Pembunuhan satu keluarga di Medan direkonstruksi hari ini, Senin 8 Mei 2017. Ratusan warga menyaksikan prosesi itu. (Foto: Jefris Santama/detikcom)
Medan - Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis satu keluarga di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Tiga orang pelaku, Andi Lala, Andi Saputra, dan Roni dihadirkan dalam rekonstruksi ini.

Pantauan detikcom, sekitar pukul 10.50 WIB, Senin (8/5/2017) rekonstruksi dilakukan di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan. Andi Lala Cs kemudian turun dari mobil.

Dalam jalannya rekonstruksi, Andi Lala tampak menggunakan kursi roda karena kedua kakinya mengalami luka. Dia bersama dua pelaku lainnya tampak dibopong menuju rumah korban Riyanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suasana riuh terjadi ketika Andi Lala Cs dibawa menuju ke rumah korban. Ratusan masyarakat setempat yang telah datang dan menyaksikan kemudian menyoraki ketiga tersangka.

"Woo.. Woo...," teriak warga.

Andi Lala Berkursi Roda, Diteriaki Warga saat Rekonstruksi Foto: Jefris Santama/detikcom

Polisi yang mengamankan jalannya rekonstruksi kemudian menenangkan masyarakat dengan pengeras suara.

"Tenang, tenang," kata petugas melalui pengeras suara.

Setelah tiba di rumah korban, Andi Lala Cs tampak melakukan sejumlah adegan kejadian pada saat itu. Tampak ratusan masyarakat menyemut dan ada sejumlah warga yang duduk di atap rumah untuk menyaksikan jalannya rekonstruksi.

Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Pati O Siahaan mengatakan, sebanyak 350 personel dikerahkan di lokasi, termasuk personel Brimob Polda Sumut.

"Rekonstruksi hari ini, ada 350 personel. 200 personel dari Polres Pelabuhan Belawan dan 150 personel dari Polda Sumut," ujarnya.

Teriakan Marah Warga Iringi Rekonstruksi Pembunuhan Satu KeluargaFoto: Jefris Santama/detikcom

Seperti diberitakan, kasus ini terjadi pada Minggu (9/4). Pelaku yang diamankan yakni Andi Lala, Andi Saputra dan Roni. Dalam kejadian ini, terdapat lima korban tewas yakni, Riyanto (40), Sri Ariyanti (40), Sumarni (60), Naya (13) dan Gilang (8). Sementara, seorang balita sempat kritis bernama Kinara (4). (try/try)


Berita Terkait