Karena Stres, Iptu Sugeng Tembak AKP Gani Lalu Bunuh Diri
Rabu, 27 Apr 2005 10:42 WIB
Jombang -
Tampaknya semakin banyak aparat keamanan kita stres. Insiden ala koboi di Polres Jombang pada Rabu (27/4/2005) pukul 06.45-07.00 WIB juga dipicu karena stres.Aparat yang tengah tertekan itu adalah Iptu Sugeng. Entah bagaimana ceritanya, dia tiba-tiba merebut pistol AKP Ibrahim Gani ketika mereka tengah berada di Ruang Samapta Polres Jombang, Jl KH Wahid Hasyim.Ketika itu hari masih pagi. Semua anggota Polres baru selesai mengikuti apel pagi yang rutin dilakukan. Dor! dor! Tembakan Sugeng mengenai Gani di bagian dada tembus di ketiak.Dengan sisa tenaganya, Gani terhuyung-huyung keluar ruangan. Rekan-rekan yang tahu kondisinya yang berdarah-darah di bagian dada tentu saja kaget alang-kepalang. Gani terus memegangi dadanya.Belum hilang kaget itu, terdengar suara tembakan lagi dari dalam ruang Samapta. Dor! Dor! Anggota Polres langsung berebutan masuk ke ruang Samapta. Mereka kian kaget saja. Di lantai tergeletak Iptu Sugeng berlumuran darah segar. Dia bunuh diri dengan menembakkan timah panas di pelipisnya.Nyawa Sugeng melayang. Pria yang baru saja melepas posisinya sebagai Kanit Laka Polres Jombang itu tampak menggenggam pistol milik Ibrahim Gani."Pak Sugeng itu stres kemudian menembak Pak Gani. Lalu ia sendiri bunuh diri dengan menembak pelipis kanannya dengan pistol Pak Gani," tutur Kapolres Jombang AKBP Sigit Nurmantyas pada wartawan di RSUD Swadana Jombang, 50 meter dari Polres Jombang.Saat ini ada dua ambulans dari Polda Jatim telah berada di RSUD Jombang. Beberapa petugas melakukan visum pada jasad Sugeng. Sedangkan beberapa petugas lainnya berusaha mengevakuasi Gani ke Surabaya. Tapi belum diketahui hendak dibawa ke RS mana, RSUD Polda Jatim atau RSUD Dr Soetomo yang fasilitasnya terlengkap se-Indonesia Timur.Ratusan warga setempat saat ini juga masih mengitari UGD RSUD Swadana Jombang untuk mengetahui perkembangan yang ada.Sekadar diketahui, akhir pekan lalu seorang tentara menembaki sejumlah rekannya saat bertugas mengamankan KTT KAA di Jakarta. Atasannya tewas. Apara itu main tembak karena stres. Psikis aparat itu saat ini tengah diperiksa.
(nrl/)










































