Eks Menteri Jokowi di Panggung Pilkada, Sudirman Said: Ada Momentum

Pilkada Serentak 2018

Eks Menteri Jokowi di Panggung Pilkada, Sudirman Said: Ada Momentum

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 08 Mei 2017 12:16 WIB
Eks Menteri Jokowi di Panggung Pilkada, Sudirman Said: Ada Momentum
Foto: Nugroho Tri Laksono/detikcom
Jakarta - Setelah kemenangan Anies Baswedan di Pilgub DKI, seolah ada fenomena eks menteri Jokowi bergeliat menjelang Pilkada Serentak 2018. Apakah kemenangan eks Mendikbud dalam Pilgub DKI itu akan diikuti sukses para eks menteri lain di Pilkada Serentak 2018?

Paling tidak ada dua nama eks menteri Jokowi yang digadang-gadang maju dalam Pilkada Serentak 2018, yakni eks Menteri ESDM Sudirman Said dan eks Menteri Desa Marwan Jafar. Dalam Pilkada Serentak 2017, selain eks Mendikbud Anies Baswedan, ada nama eks Menko Kemaritiman Rizal Ramli, yang sempat meniti jalur ke DKI-1, meski tak jadi maju.

Bagi Sudirman, fenomena Anies dalam Pilgub DKI tak serta-merta beruntun ke Pilkada Serentak 2018. "Kata orang politik, itu persepsi kan. Apa yang terjadi di DKI ini seolah-olah di tempat lain juga bisa. Menurut saya sih tidak bisa serta-merta karena aspeknya banyak sekali," kata Sudirman saat berbincang dengan detikcom di kediamannya di kompleks Kowilhan, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (5/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudirman melihat masyarakat DKI relatif homogen sebagai masyarakat urban atau masyarakat kota. Dari segi jenis pekerjaan, Jakarta memerlukan penanganan langsung karena masalahnya di depan mata serta penduduknya padat dan merata. Karakter masyarakat juga melek informasi.

"Kalau kita bergeser ke provinsi yang wilayahnya besar, heterogen, geografisnya juga berbeda. Jadi tidak serta-merta yang terjadi di DKI bisa diulang di daerah lain," kata Sudirman.

Meski demikian, Sudirman melihat ada momentum, saat daya kritis masyarakat mulai naik. Fenomena mantan menteri Jokowi di panggung pilkada pun baru akan terbukti jadi tren jika kemudian diikuti kemenangan para mantan lain di Pilkada Serentak 2018.

"Itu saya kira baru satu, tidak bisa jadi tren. Tapi kalau Jabar sukses siapa, Jateng sukses, itu barangkali tren. Tapi betul saya merasakan bahwa daya kritis masyarakat mulai naik, mulai menghubung-hubungkan dengan keputusan-keputusan," tutur Sudirman.

"Ya saya appreciate karena saya juga punya keyakinan sama. Lebih baik kita menjaga prinsip, kita bertugas dengan prinsip itu adalah energi yang sangat diperlukan untuk berjuang dalam kesempatan lain. Dan saya merasakan momentum itu ada meskipun belum tentu yang apa yang di DKI itu bisa terjadi di tempat lain," ucapnya. (van/try)


Berita Terkait