Seperti sejumlah penumpang Batik Air ID 7537 rute Jakarta via Halim Perdanakusuma menuju Yogyakarta yang dijadwalkan terbang pukul 15.50 WIB, Minggu (7/5/2017). Mereka sudah mengantre di counter check in lebih dari sejam sebelum jadwal penerbangan. Namun karena padatnya antrean membuat mereka gagal checkin.
Foto: Suasana di Bandara Halim Perdanakusuma |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total ada belasan penumpang Batik Air yang gagal check in karena padatnya antrean check in sore ini. Selain penerbangan ke Yogyakarta, ada juga penumpang penerbangan ke Surabaya, Bengkulu dan lainnya yang gagal check in dan ketinggalan pesawat.
"Saya sudah check in online, posisi kita berangkat pukul 16.00 WIB. Kita jam 15.00 WIB sudah sampai bandara. Tapi karena antrean sangat padat baru pukul 16.00 WIB sampai counternya terus petugas bilang pesawat sudah terbang. Kan mestinya kalau jadwal padat banyak penumpang buka counter lagi," keluh Vita yang gagal terbang ke Bengkulu sore ini.
Terkait banyaknya keluhan penumpang pesawat ini, Anggota Ombudsman RI Alvin Lie menuturkan, Maskapai perlu melakukan sejumlah evaluasi. Antara lain menginformasikan sebelum counter check in ditutup dan memprioritaskan penerbangan yang lebih dahulu uncuk check in.
Foto: Suasana di Bandara Halim Perdanakusuma |
"Sebetulnya ada standar bandara itu maksimal melayani penumpang 2,5 menit dan itu ada di peraturan menteri. Dan kalau sudah antrean lebih dari 10 orang harus dibuka counter lagi," kata Alvin. (van/fjp)












































Foto: Suasana di Bandara Halim Perdanakusuma
Foto: Suasana di Bandara Halim Perdanakusuma