Kejadian Kabur Massal dari Penjara: Dari Benghazi Sampai Pekanbaru

Kejadian Kabur Massal dari Penjara: Dari Benghazi Sampai Pekanbaru

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Minggu, 07 Mei 2017 13:33 WIB
Kejadian Kabur Massal dari Penjara: Dari Benghazi Sampai Pekanbaru
Ilustrasi tahanan/napi Rutan Pekanbaru kabur (Mindra Purnomo/detikcom).
Jakarta - Ratusan tahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau. Sebanyak 242 tahanan berhasil ditangkap kembali.

Kejadian kaburnya tahanan secara massif tak hanya di Pekanbaru saja, tetapi juga berbagai tempat di penjuru dunia. Hal ini berlaku untuk bangunan Rutan maupun Lapas. Bahkan ada pula kejadian di mana 1.000an napi kabur dari penjara.

Sebagian napi yang tertangkap kembali akhirnya dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakat (LP) ke Kabupaten Kampar. Selanjutnya pemindahan napi ke LP Rengat Kabupaten Inhu, sebanyak 21 orang, ke LP Tembilahan Kabupaten Inhil 13 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sejumlah kejadian kabur massal dari penjara di dunia:

144 Napi Kabur dari Penjara di Brasil

Pada awal 2017, terjadi kerusuhan di penjara di Brasil. Akibatnya total ada 144 napi yang kabur dari penjara yang terletak di negara bagian Amazonas tersebut.

Disampaikan Sekretaris Keamanan Publik Sergio Fontes, seperti dilansir AFP, Selasa (3/1/2017), kerusuhan yang dipicu pertikaian dua geng napi itu pecah pada Minggu (1/1) sore waktu setempat dan berlangsung hingga semalaman penuh di penjara yang ada di pinggiran Manaus, negara bagian Amazonas.

Sebanyak 56 napi tewas akibat kerusuhan tersebut. Sementara ratusan lainnya memanfaatkan peristiwa tersebut untuk kabur.

Kerusuhan yang terjadi memang sangat mengerikan. Aparat pun terbagi antara yang mengamankan kerusuhan dan yang memburu napi-napi yang kabur.

Tak hanya sekali itu saja penjara di Brasil kecolongan. Pada 2015 bahkan sebanyak 28 napi di penjara Nova Mutum berhasil kabur.

Saat itu para napi berhasil kabur setelah polisi yang berjaga digoda oleh 3 perempuan yang memakai kostum polisi seksi. Polisi penjaga itu disuguhi wiski hingga mabuk dan ketiga perempuan itu langsung menyerahkan kunci kepada para napi seperti dilansir Mirror pada 7 Februari 2015.

172 Napi Kabur di Haiti

Kasus kaburnya napi secara massif juga pernah terjadi di Haiti pada Oktober 2016. Kejadian itu diawali dengan para napi yang menyerang penjaga.

Dilansir news.com.au pada 24 Oktober 2016, seorang penjaga penjara terbunuh dan satu napi tewas dalam kejadian tersebut. Penjara di Haiti juga disebut telah kelebihan kapasitas sehingga mendorong para napi untuk kabur.

Para napi sebelumnya mencuri senjata yang tak diketahui sumbernya. Maka itu mereka bisa menyerang petugas dan berhasil kabur.

1.000 Tahanan Kabur di Libya

Jumlah tahanan yang kabur terbanyak saat ini adalah di Benghazi, Libya. Sebanyak lebih dari 1.000 tahanan berhasil kabur pada tahun 2013.

Dilansir BBC pada 27 Juli 2013, peristiwa kaburnya para napi itu terjadi sehari setelah terbunuhnya aktivis Abdesalam Al Mismari di Benghazi. Sebagian dari para napi yang kabur merupakan pendukung dari mantan pemimpin Libya Muammar Qadhafi.

"Sempat ada kerusuhan di dalam Penjara Al-Kwafiya sebelumnya. Sementara pasukan khusus telah diminta untuk tak menembaki tahanan yang kabur," kata petugas setempat sesaat setelah kejadian kepada AFP.

Ratusan Napi Kabur di Pekanbaru

Ratusan tahanan di Rutan Sialang Bungkuk, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau. Meski sudah ada 242 napi yang kembali ditangkap, masih ada 200an napi lain yang kabur.

Penyebab kaburnya ratusan napi tersebut salah satunya adalah praktik pungutan liar di rutan. Menkum HAM Yasonna Laoly langsung meminta penyelidikan atas praktik pungli tersebut agar kejadian serupa tak terulang.

(bag/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads