Berbalas Pantun ala Sandiaga di Festival Palang Pintu di Kemang 

Berbalas Pantun ala Sandiaga di Festival Palang Pintu di Kemang 

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Sabtu, 06 Mei 2017 18:34 WIB
Berbalas Pantun ala Sandiaga di Festival Palang Pintu di Kemang 
Sandiaga Uno saat berpantun di Kemang. (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)
Jakarta -

Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mendatangi festival palang pintu ke-12 di Kemang, Jakarta Selatan. Di sana, Sandiaga menunjukkan kebolehannya dalam berpantun ala Jakarta.

"Jalan-jalan ke Tanjung Duri, lewatnya jalan Pademangan. Salam kenal dari Bang Sandi, yang dari Kampung Senayan," ucap Sandiaga memberi salam di acara, Sabtu (6/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendengar pantun salam dari Sandiaga, pemandu acara yang mengaku bernama Cablak membalas pantun Sandi.

"Emang enak jalan lewat Pademangan, di Pademangan banyak yang jual gula aren. Nih, kenalin Bang Sandi dari Senayan, tapi Cablak yang paling keren," balas Cablak yang diikuti tawa pengunjung festival.

Tak puas, Sandiaga kembali mengeluarkan rima pantun selanjutnya. Meski dengan suara mikrofon yang tiba-tiba mati.

"Kopi diseduh air mendidih, tambah gula diaduk rate. Biar hati nggak tambah sedih, mari berpantun ala Jakarte," sambung Sandiaga diikuti tepuk tangan.

Tak mau ketinggalan, Cablak pun kembali membalas pantun Sandiaga. Dia sempat mengejek Sandiaga yang memegang mikrofon yang mati.

"Mendidih air dikarbit, siapa bilang kita bersedih. Leher gue pada sakit (teriak-teriak tanpa mikrofon)," candanya.

Setelah berpantun, Sandiaga berbicara soal acara ini. Menurutnya, festival budaya seperti ini harus tetap berkembang. Dia berharap pantun palang pintu dapat dikenal internasional.

"Festival palang pintu ini harus terus berkembang. Kalau bisa, nanti kita gunakan untuk menyambut tamu internasional, jadi pakai bahasa Inggris kalau bisa. Mudah-mudahan festival seperti ini terus berlanjut," tutup Sandiaga. (adf/gbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads