Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, pihak terkait, yakni dari Kementerian Hukum dan HAM, Polri, TNI, pemerintah daerah setempat, dan perwakilan napi, pada Sabtu (6/5) pagi melakukan mediasi terkait kaburnya ratusan napi ini. Hasilnya, pihak napi akan melakukan pembersihan dan perbaikan fasilitas yang dirusak.
"Hasil mediasi pukul 09.00 WIB hari ini adalah, seluruh napi akan melaksanakan pembersihan dan perbaikan pintu-pintu sel. Ruang makan dan dapur akan diperbaiki dan difungsikan kembali," kata Rikwanto, Sabtu (6/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, lanjut Rikwanto, suasana di Rutan Sialang Bungkuk sudah kondusif. Jumlah personel pengaman di rutan itu kurang-lebih berjumlah 700 orang. Mereka terdiri atas 1 SSK dari Polresta Pekanbaru, 2 SSK Brimobda Riau, 1 SSK dari TNI, 2 peleton dari Shabara Polda Riau, 1 peleton dari Satpol PP, dan 100 orang dari Pers Intelkam dan Reskrim.
"Situasi sudah mereda, aman, kondusif," kata Rikwanto.
Sementara itu, 212 tahanan yang berhasil ditangkap itu semuanya akan dievakuasi ke Lapas Kelas II-A Tangkerang, Pekanbaru.
(jor/tor)











































