"Alhamdulillah, saya bisa kembali berkunjung. Karena, majelis taklim inilah yang pertama kalinya saya datangi setelah dicalonkan oleh Partai Gerindra dan ini juga menjadi pengajian pertama setelah penetapan oleh KPUD kemarin," kata Sandiaga di kediaman Ustaz Solmed, Jl Musyawarah I No 7, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (6/5/2017).
Pengajian itu juga dihadiri oleh Ketum Partai Idaman Rhoma Irama. Dia juga sempat memberi tausiah kepada jemaah pengajian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga Uno saat pengajian di rumah Ustaz Solmed. (Aditya Fajar Indrawan/detikcom) |
Sandiaga bercerita soal dua doa yang selalu dipanjatkannya seusai salat. "Doa pertama yang saya panjatkan tentang kisah Nabi Daud yang bertarung melawan Jalut. Sama seperti apa yang saya lakukan saat ini, tidak ada yang membantu saya berjuang dalam pilkada ini," jelas Sandiaga.
Doa kedua yang dipanjatkannya adalah tentang kisah Nabi Musa yang bertarung melawan Firaun. "Saya berdoa, karena saya nggak pandai berdebat atau merangkai kata. Alhamdulillah di bulan September saya diberi pasangan Pak Anies, yang mau bersama-sama berjuang," tambah Sandiaga.
Ada satu kisah yang diingat oleh Sandiaga ketika Salahuddin al-Ayyubi menang berperang melawan Raja Richard Lionheart pada abad ke-20. "Yang pertama dilakukan adalah menjamin keselamatan warga pemeluk agama lain dan ini adalah Islam yang rahmatan lil alamin. Mari kita rangkul kembali mereka yang sebelumnya tidak memilih kita. Ulurkan tangan, jalin kembali persatuan Jakarta," tutup Sandiaga. (adf/imk)












































Sandiaga Uno saat pengajian di rumah Ustaz Solmed. (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)