Dua Doa yang Selalu Dipanjatkan Sandiaga Setiap Salat

Dua Doa yang Selalu Dipanjatkan Sandiaga Setiap Salat

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Sabtu, 06 Mei 2017 12:24 WIB
Dua Doa yang Selalu Dipanjatkan Sandiaga Setiap Salat
Sandiaga Uno saat pengajian di rumah Ustaz Solmed. (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)
Jakarta - Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi tasyakuran dan peringatan Isra Mi'raj di kediaman Ustaz Solmed, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam kesempatan itu, dia bercerita tentang dua doa yang selalu dibacanya seusai salat.

"Alhamdulillah, saya bisa kembali berkunjung. Karena, majelis taklim inilah yang pertama kalinya saya datangi setelah dicalonkan oleh Partai Gerindra dan ini juga menjadi pengajian pertama setelah penetapan oleh KPUD kemarin," kata Sandiaga di kediaman Ustaz Solmed, Jl Musyawarah I No 7, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (6/5/2017).

Pengajian itu juga dihadiri oleh Ketum Partai Idaman Rhoma Irama. Dia juga sempat memberi tausiah kepada jemaah pengajian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sandiaga Uno saat pengajian di rumah Ustaz Solmed / Sandiaga Uno saat pengajian di rumah Ustaz Solmed. (Aditya Fajar Indrawan/detikcom)

Sandiaga bercerita soal dua doa yang selalu dipanjatkannya seusai salat. "Doa pertama yang saya panjatkan tentang kisah Nabi Daud yang bertarung melawan Jalut. Sama seperti apa yang saya lakukan saat ini, tidak ada yang membantu saya berjuang dalam pilkada ini," jelas Sandiaga.

Doa kedua yang dipanjatkannya adalah tentang kisah Nabi Musa yang bertarung melawan Firaun. "Saya berdoa, karena saya nggak pandai berdebat atau merangkai kata. Alhamdulillah di bulan September saya diberi pasangan Pak Anies, yang mau bersama-sama berjuang," tambah Sandiaga.

Ada satu kisah yang diingat oleh Sandiaga ketika Salahuddin al-Ayyubi menang berperang melawan Raja Richard Lionheart pada abad ke-20. "Yang pertama dilakukan adalah menjamin keselamatan warga pemeluk agama lain dan ini adalah Islam yang rahmatan lil alamin. Mari kita rangkul kembali mereka yang sebelumnya tidak memilih kita. Ulurkan tangan, jalin kembali persatuan Jakarta," tutup Sandiaga. (adf/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads