PDIP Belum Tentu Usung Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng

PDIP Belum Tentu Usung Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng

Elza Astari Retaduari - detikNews
Sabtu, 06 Mei 2017 09:07 WIB
PDIP Belum Tentu Usung Ganjar Pranowo di Pilgub Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tidak berkaca mata). Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta - Meski masih tahun depan, dinamika Pilgub Jateng sudah mulai cair. PDIP pun belum tentu mencalonkan kembali kadernya, Ganjar Pranowo yang kini merupakan petahana gubernur Jateng itu.

"Sekarang Tahap penjaringan sedang dilakukan oleh DPD, (DPP) belum, diberi waktu sampai satu bulan," ungkap Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat berbincang dengan detikcom, Jumat (5/5/2017) malam.

Tahapan setelah penjaringan menurut Hendrawan adalah dilakukannya survei-survei terhadap bakal calon. Kemudian penyaringan terhadap bakal calon yang berpotensi untuk maju.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih panjang lah (waktunya). Sekarang diberi kesempatan untuk mereka mulai sosialisasi, pasang spanduk, iklan, mendatangi pengurus-pengurus ranting," jelas Hendrawan.

PDIP pun hampir dipastikan untuk mengusung kadernya sendiri di Pilgub Jateng 2018 nanti. Meski begitu, Hendrawan menyebut belum tentu calon yang akan dibawa maju adalah Ganjar meski sebagai Gubernur Jateng, popularitasnya cukup tinggi.

"Semua partai mendahulukan kadernya kalau memang elektabilitasnya tinggi. Pak Ganjar incumbent, popularitas tinggi, tapi masih belum (tentu)," tutur anggota DPR RI itu.

Selain Ganjar, nama kader PDIP yang sudah mulai disebut-sebut untuk Pilgub Jateng adalah Bupati Kudus, Musthofa. Ribuan kader DPC PDIP Kudus bahkan sudah mendeklarasikan mendukung Musthofa pada Rabu (26/4) lalu.

"Oh ya kemarin sudah ada deklarasi (untuk) Musthofa, silakan saja. Nanti tetap terahir ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri, red) yang memutuskan," kata Hendrawan.

"Untuk (Pilgub) Jabar dan Jatim juga tahapan sama," tambah dia.

Seperti diketahui, nama Ganjar Pranowo hingga saat ini disebut sebagai yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai bakal calon Gubernur Jateng. Namun bukan berarti Ganjar tidak punya titik lemah.

Titik lemah itulah yang bisa dimanfaatkan oleh penantang Ganjar jika ingin memenangi Pilgub Jateng. Hal itu dikatakan pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Andre Rahmanto.

"Sejauh ini masih Ganjar (terkuat), meskipun secara kinerja tidak terlalu istimewa," ucap Andre saat berbincang, Kamis (4/5).

Selain Ganjar dan Musthofa, nama Sudirman Said dan Marwan Jafar sudah santer disebut-sebut dalam bursa Pilgub Jateng. Dua mantan menteri Presiden Joko Widodo itu sudah dilirik oleh sejumlah partai. (elz/fdu)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini