DetikNews
Sabtu 06 Mei 2017, 01:02 WIB

Cerita Prabowo yang Was-was Anies-Sandi Menangkan Pilgub DKI

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Cerita Prabowo yang Was-was Anies-Sandi Menangkan Pilgub DKI Ketum Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Ketua umum Partai Gerindra Prabowo Subianto merasa was-was atas kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilgub DKI. Dirinya khawatir ada pihak-pihak yang datang membawa tawaran sehingga membuat Anies-Sandi menjadi tidak amanah.

"Gue terus terang saja, Pak Anies, terus terang saja saya was-was. Gue was-was begitu lu menang, lu kalah gue nggak was-was," kata Prabowo saat sembari sambutan pada acara Pesan Persatuan Anies-Sandi di Museum Bank Indonesia, Jalan Lada No 3, Jakarta Barat, Jumat (5/5/2017).

Prabowo kemudian berkisah soal banyaknya pejabat yang didatangi beberapa pihak dan ditawari sejuhal hal. Ini menurutnya terjadi saat dirinya masih menjadi pejabat.

"Biasanya kalau menang pejabat ni yah, karena gue pernah jadi pejabat dulu. Biasanya ada yang datang bawa ini bawa itu, macam-macam deh. Alhamdulillah beliau Anies-Sandi menyatakan, Pak Sandi juga menyatakan kepada saya, padahal saya tidak minta. 'Pak Prabowo saya tidak cari kekayaan dari jabatan saya ini, saya ingin mengabdi kepada rakyat'," ujar Prabowo.

Prabowo kemudian menuturkan, kebahagiaan tertinggi seorang pemimpin adalah cinta dari rakyatnya. Untuk itu dirinya berharap Anies-Sandi dapat membela warga yang lemah.

"Jadi saya besar hati mereka bertekad mengabdi kepada rakyat dan selalu akan membela yang paling lemah, yang paling miskin, itu komitmennya mereka, itu kita pegang, dan itu kita tunggu," kata mantan Danjen Kopassus itu.

Prabowo mengakhiri sambutannya dengan menitipkan pesan kepada Anies-Sandi. Pesan ini sesuai dengan apa yang didapatnya saat masih menjadi anggota TNI.

"Saya hanya mau cerita, waktu saya masih di tentara dulu, ada semacam katakanlah kebiasaan istilah, sesudah perintah dikeluarkan sesudah rencana dipaparkan, sesudah semua, ada kata-kata penutup. Kata-katanya berbunyi, instruksi sudah jelas, perintah sudah jelas, rencana sudah jelas, yang penting pelaksanaannya," papar Prabowo dengan menggebu-gebu.

"Pak Anies dan Pak Sandi saya sedikit ubah, kehendak rakyat sudah jelas, perintah rakyat sudah jelas, harapan rakyat sudah jelas, cita-cita rakyat sudah jelas, rencana anda sudah jelas, janji anda sudah jelas, yang penting pelaksanaannya," pungkasnya.
(nvl/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed