DetikNews
Sabtu 06 Mei 2017, 00:25 WIB

Indonesia Akan Hadiri KTT One Belt One Road di Beijing

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Indonesia Akan Hadiri KTT One Belt One Road di Beijing Kepala BKPM Thomas Lembong. (Foto: Hendra Kusuma/detikcom)
Jakarta - Indonesia akan mengikuti KTT One Belt One Road yang akan dihelat di Beijing, China. Itu merupakan konferensi Infrastruktur yang diikuti oleh 29 negara.

"Kita tadi membicarakan bagaimana kita memanfatkan agar bermanfaat bagi Indonesia. Ini kan 12 kepala negara di Eropa. Ini kan juga banyak investor dari segi infrastuktur yang hadir di situ," kata Kepala BKPM Thomas Lembong usai rapat tertutup dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017).

Menurut Lembong, Indonesia sudah lama menjadi anggota forum tersebut. Hanya saja belum memanfaatkan dengan maksimal.

"Kelihatannya kita ketinggalan sekali dengan banyak negara lain. Seperti misalnya Pakistan, Pakistan itu sudah ambil USD 55 miliar dari program one day one road. Malaysia sudah ambil lebih dari USD 30 miliar. Artinya Indonesia baru USD 5 miliar sampai USD 6 miliar," papar dia.

KTT tersebut akan dihelat pada 14-15 Mei 2017. Pemerintah akan membahas lebih dalam mengenai persiapan menghadiri forum ini.

Lembong menambahkan, di Filipina dan Pakistan fokus pada pengembangan infrastruktur transportasi. Dia menyebut kurang lebih Indonesia juga akan seperti itu.

"Ya jadi jalan tol, pelabuhan kereta api, jadi terutama lebih di sektor infrastruktur transportasi perhubungan," ujar Lembong.

Diwawancara terpisah, Menko Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, pemerintah cari cara untuk tidak ngutang. Meski demikian, pembangunan infrastruktur membutuhkan dana yang tak sedikit.

"Nah ini kita sedang pikirkan, apa yang bisa tawarkan untuk China tapi nggak ngutang. Investasi," sebut Darmin.

Darmin juga menggarisbawahi adanya cibiran bila mendapat dana dari China. Padahal bukan berarti RI akan bergantung pada negera tersebut.

"Kita itu selalu takut kadang-kadang, China lagi, China lagi. Nah yang penting jangan ngutang. Kalau ngutang, panjang rentetannya," ungkap Darmin.
(bag/elz)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed