"Kondisinya belum cukup stabil karena penghuni belum masuk ke kamar masing-masing," ujar Dirjen PAS I Wayan Dusak dalam konferensi pers di kantornya, Jl Veteran Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017).
Kondisi tersebut terjadi karena gembok-gembok yang digunakan untuk mengunci blok atau kamar tahanan rusak. Kerusakan disebabkan kesengajaan dan ada yang sebagian rusak sejak awal.
"Kami akan mencari gembok baru untuk mengatasinya," katanya.
Sedangkan untuk makanan para tahanan, sudah disediakan oleh aparat. Guna menangani kondisi ini, pihak Ditjen PAS bekerja sama dengan kepolisian dan TNI.
"Untuk total berapa yang kabur belum bisa kami hitung karena di dalam masih belum bisa dilakukan penghitungan," ucapnya.
Adapun jumlah tahanan yang berhasil ditangkap berjumlah 70 orang. (fjp/fjp)











































