Antisipasi Terorisme, Brimob Polda Sumsel Gelar Latihan Perang

Antisipasi Terorisme, Brimob Polda Sumsel Gelar Latihan Perang

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 05 Mei 2017 19:24 WIB
Antisipasi Terorisme, Brimob Polda Sumsel Gelar Latihan Perang
Foto: Pelatihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare)/ ist
Palembang - Antisipasi kelompok Radikal, Satgas Tindak Satbrimob Polda Sumsel gelar latihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare) di Mako Den A Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Pelatihan ditargetkan untuk memburu tokoh teroris yang ada di Sumsel serta dalam mempersiapkan personel yang handal.

"Latihan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan perorangan dan kelompok regu, jadi sewaktu-waktu siap ditugaskan BKO kan ke Poso dan Papua," ujar Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Sumsel kepada detikcom, Jumat (5/5/2017).

Antisipasi Terorisme, Brimob Polda Sumsel Gelar Latihan PerangFoto: Pelatihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare)/ ist


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya BKO, latihan yang diikuti oleh 60 personel dan 13 instruktur, merupakan persiapan dalam perburuan terhadap jaringan terorisme yang masih menunjukkan eksistensinya baik secara terang-terangan maupun secara sembunyi. Sehingga kepolisian akan terus melakukan perburuan untuk memutuskan mata rantai kelompok radikal tersebut.

Selain itu, beberapa waktu lalu pihak kepolisian pernah menangkap beberapa orang jaringan teroris di Sumsel. Termasuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap aksi teror yang terjadi, sehingga stabilitas keamanan di Sumsel dapat terjaga dengan baik.

"Salah satunya adalah mengantisipasi ancaman terorisme. Dimana kami telah berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan," imbuh Kapolda bintang dua tersebut.

Antisipasi Terorisme, Brimob Polda Sumsel Gelar Latihan PerangFoto: Pelatihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare)/ ist


Sebagaimana diketahui, Sumsel memang banyak industri rumahan yang membuat senjata api. Sehingga kondisi ini dimanfaatkan oleh jaringan teroris sebagai lokasi potensial untuk mendapatkan senjata api. (rvk/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads