"Latihan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan perorangan dan kelompok regu, jadi sewaktu-waktu siap ditugaskan BKO kan ke Poso dan Papua," ujar Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Sumsel kepada detikcom, Jumat (5/5/2017).
Foto: Pelatihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare)/ ist |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, beberapa waktu lalu pihak kepolisian pernah menangkap beberapa orang jaringan teroris di Sumsel. Termasuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap aksi teror yang terjadi, sehingga stabilitas keamanan di Sumsel dapat terjaga dengan baik.
"Salah satunya adalah mengantisipasi ancaman terorisme. Dimana kami telah berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan," imbuh Kapolda bintang dua tersebut.
Foto: Pelatihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare)/ ist |
Sebagaimana diketahui, Sumsel memang banyak industri rumahan yang membuat senjata api. Sehingga kondisi ini dimanfaatkan oleh jaringan teroris sebagai lokasi potensial untuk mendapatkan senjata api. (rvk/ams)












































Foto: Pelatihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare)/ ist
Foto: Pelatihan Kemampuan Perang Hutan (Jungle Warfare)/ ist