Parpol Diimbau Tak Ambil Calon dari TNI Aktif
Rabu, 27 Apr 2005 02:36 WIB
Jakarta - Parpol diminta tidak mengambil TNI aktif sebagai calon yang diusung dalam pilkada. Hal ini untuk menegakkan demokrasi."Kalau memang parpol punya concern terhadap proses demokrasi ya jangan ambil TNI aktif sebagai calon dalam pilkada."Demikian ujar Panglima TNI, Jenderal Endriartono Sutarto di Jakarta, Selasa (26/4/2005)."Jadi, kalau parpol memang menganggap tidak perlu mengambil anggota TNI ya tidakusah diambil," tukasnya. Hal itu dikatakan Tarto terkait adanya kontroversi soal dibolehkannya anggota TNI aktif menjadi calon bupati, walikota taau gubernur dalam pilkada mendatang.Tarto sendiri mengaku tidak menyukai adanya personel TNI aktif yang mencalonkan diri dalam pilkada. "Kalau dia mengajukan diri, jangan harap dia dapat jabatan semula kalau tidak terpilih.""Karena saya tidak suka ada TNI aktif yang ikut dalam pemilihan," tukasnya.Dirinya menegaskan personel TNI yang ingin mengikuti pilkada harus meletakkan jabatan struktural dan nonaktif dari TNI. "Undang Undang TNI memang tidak secara lugas melarang. Tapi, secara pribadi, saya tetap concern, itu tidak boleh," kata Tarto.
(ton/)











































