BMG: Gelombang Pasang di Ende Disebabkan Angin

BMG: Gelombang Pasang di Ende Disebabkan Angin

- detikNews
Selasa, 26 Apr 2005 23:55 WIB
Kupang - Gelombang pasang yang menghantam Ende, Nusa Tenggara Timur ternyata disebabkan tiupan angin kencang. Gelombang tersebut dipastikan sifatnya hanya sesaat dan akan cepat berlalu."Selama Selasa tidak ada gempa bumi di Ende dan Flores. Mungkin gelombang itu terjadi karena tiupan angin kencang yang datang tiba-tiba." Penjelasan tersebut disampaikan Kepala BMG Kupang, Rivai Marulak yang dihubungi di Kupang, Selasa (25/4/2005).Sejumlah warga di beberapa lokasi yang terendam gelombang juga tetap memilih untuk menetap diluar rumah dan menjauh dari pantai. Erick, warga Kota Ende yang dihubungi melalui telepon mengatakan, warga takut adanya gelombang susulan yang lebih dasyat pada malam hari. "Tadi siang bapak bupati datang ke lokasi dan meminta kami untuk kosongkan rumah dan tinggal sementara di tempat yang aman sehingga warga yang jumlahnya ratusan jiwa ada mengungsi ke rumah keluarga," katanya. Menurut Erick, gelombang tersebut datang tiba-tiba dan warga langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. "Sebagian besar perabot rumah tangga terendam air dan ada pula yang tersapu ke laut," kata Erick. Gelombang pasang setinggi 3 meter tersebut secara mengejutkan menghantam Dusun Wonaka, Kelurahan Paupanda, Desa Geogama, Kecamatan Ende Selatan dan kampung Ndao, pukul 11.00-12.30 WITA. Selain merendam 38 rumah di Dusun Wonaka, Kelurahan Paupanda, gelombang tersebut menjebol satu unit rumah warga di Desa Geogama serta merusak sebuah jembatan. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads