Tim Anies Ingin Godok RPJMD, Ahok: Yang Tanda Tangan Masih Saya

ADVERTISEMENT

Tim Anies Ingin Godok RPJMD, Ahok: Yang Tanda Tangan Masih Saya

Bisma Alief Laksana - detikNews
Kamis, 04 Mei 2017 20:42 WIB
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut tidak ada aturan soal penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus dilakukan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang memenangi Pilkada DKI. Permintaan soal penyusunan RPJMD 2017-2022 ini sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, M Taufik.

"Nggak ada aturan itu. Karena yang tanda tangan masih saya," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/5/2017).

Taufik sebelumnya menyatakan soal RPJMD 2017-2022 yang mutlak harus digodok Anies-Sandi. Pemprov DKI diminta membuka komunikasi dalam penyusunan RPJMD.

"Pada anggaran 2018 itu ditetapkan di dalam pembahasan di tahun 2017. Anggaran 2018 itu mutlak adalah haknya gubernur baru. Alangkah tidak tepat apabila gubernur baru melaksanakan program yang mereka jalankan di 2018 RPJMD-nya disusun oleh orang lain. Karena RPJMD itu rencana jangka menengah daerah. Itu payung selama 5 tahun untuk memimpin," jelas Taufik di Posko Anies-Sandi, Jalan Cicurug No 6, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).

Taufik mencontohkan kinerja gubernur-wagub akan dinilai pada akhir jabatannya berdasarkan terlaksana-tidaknya RPJMD.

"Karena itu, RPJMD 2017-2022, 100 persen mutlak milik Anies-Sandi. Karena itu, saya kira yang harus menyusun adalah tim Anies-Sandi, gubernur baru, bersama-sama dengan para pejabat Pemda," sambungnya. (bis/fdn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT