Cegah Macet Mudik, Polisi Berlakukan Contraflow di Tol Cikampek

Cegah Macet Mudik, Polisi Berlakukan Contraflow di Tol Cikampek

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 04 Mei 2017 16:07 WIB
Cegah Macet Mudik, Polisi Berlakukan Contraflow di Tol Cikampek
Ilustrasi contraflow jalan tol Cikampek (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Ada tiga proyek yang sedang dan akan dibangun di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang berpotensi menimbulkan kemacetan, terlebih menjelang arus mudik Lebaran 2017. Untuk itu, polisi akan melalukan rekayasa lalu lintas contraflow di berbagai titik di ruas Tol Jakarta-Cikampek.

"Kalau nantinya terjadi kemacetan parah atau diam, dalam artian entah itu kecelakaan atau ada penumpukan di rest area, akan kita berlakukan contraflow," ungkap Kepala Induk Polisi Jalan Raya Jakarta-Cikampek Kompol Deni Setiawan di kantor pusat Jasa Marga, Jakarta Timur, Kamis (4/5/2017).

Dia menyebut ada dua titik yang berpotensi diberlakukan sistem contraflow, yaitu di Km 6 dan Km 33 ruas Tol Jakarta-Cikampek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Contraflow dari Km 6 kita dobrak di Km 8 sampai di Km 19. Mungkin di Km 20 kita kembali ke jalur semula. Sebab, kemungkinan terjadi penumpukan itu di rest area Km 19. Kalau di atas itu juga terjadi lagi di Km 33 atau Km 39. Nanti kita lakukan contraflow juga. Mulai dari Km 32 sampai Km 42, itu kalau memang terjadi kemacetan parah," paparnya.

Menurutnya, polisi juga akan melakukan sistem buka-tutup, baik itu di Cikunir 5 ataupun di sejumlah rest area. Dia menambahkan akan ada personel yang jemput bola terkait pembayaran tiket di gardu-gardu tol.

Selain itu, Deni menginformasikan ada kemungkinan terjadi penyempitan jalan (bottleneck) di Km 17 dan di Km 27. Karena di Km 27, yang semula 4 lajur, menjadi 3 lajur.

"Nanti kita akan tempatkan personel untuk bisa melakukan penarikan-penarikan dari awal. Dan menginformasikan kepada pengguna jalan kalau ada penyempitan," tuturnya.

Sementara itu, General Manager PT Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek Kristianto mengatakan pihaknya sedang menambah gardu tol di Cikarang Utama. Dia menyebut juga akan mempercepat proyek pelebaran jalan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Supaya bahu jalan kita bisa berfungsi lagi dengan normal dan ada penambahan kapasitas dari jalur. Karena di H-20 seluruh kegiatan proyek kita hentikan," ucap Kristianto. (ibh/rvk)


Berita Terkait