"Begini, kalau APBDP (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan) kan cuma 2 bulan ya. Nanti kita diskusikan lebih jauh. Tapi, kalau bicara fokus nggak hanya satu bulan, dua bulan, tiga bulan saja, tapi selama lima tahun," kata Anies di Asrama Haji Pondok Gede, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Kamis (4/5/2017).
Fokus dari program kerja tersebut adalah pendidikan yang berkualitas hingga tuntas, tersedianya lapangan pekerjaan, hingga biaya hidup yang murah. "Itu fokus utama, pendidikan bukan hanya sekolah, tapi juga pendidikan di rumah, pendidikan di lingkungan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau estafet itu tentu ada yang diteruskan, ada yang dikembangkan, secara umum begitu," imbuhnya.
Tim APBD Perubahan tahun 2018 dari Anies-Sandi sendiri hingga saat ini sudah mulai bekerja. Namun tim tersebut tidak dibuka terlebih dahulu karena menunggu keputusan resmi kemenangannya dari KPUD.
"Kita nggak ingin mendahului keputusan KPU. Karena secara legal kita belum dideklarasikan sebagai pemenang. Hanya kita tahu informasi data-data, tapi belum ada keputusan resmi. Sebelum ada keputusan resmi, kurang patut ya kemudian kalau ada tim dan lain-lain," jelasnya.
Anies juga yakin Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI nantinya akan menyetujui program kerjanya. Program kerja Anies-Sandi adalah untuk kepentingan warga Jakarta.
"Kami yakin DPRD seluruhnya akan mementingkan kepentingan warga Jakarta. Dan kalau program-program itu bisa ditunjukkan bahwa ini adalah untuk kepentingan warga Jakarta, tentu semua mendukung. Karena ini lagi-lagi kembali pada untuk warga Jakarta, saya optimistis itu," pungkasnya. (nvl/imk)











































