FAO: Wabah Flu Burung di Korut Berhasil Diatasi
Selasa, 26 Apr 2005 15:56 WIB
Jakarta - Pemerintah Korea Utara (Korut) telah berhasil mengatasi wabah flu burung yang merebak belum lama ini di negara itu. Namun pemerintah negeri komunis itu masih perlu untuk terus melakukan pengawasan.Demikian disampaikan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB alias FAO seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (26/4/2005).Virus flu burung strain H7 telah terdeteksi di tiga peternakan unggas dekat ibukota Korut, Pyongyang baru-baru ini. Virus tersebut telah menimbulkan penyakit parah bagi ayam-ayam. Namun ini bukan jenis virus avian influenza H5N1 yang merebak di sejumlah negara Asia lainnya, yang telah merenggut 52 nyawa sejak akhir 2003 lalu."Virus (H7) itu tampaknya telah diberantas dari tiga peternakan yang terjangkit dengan menggabungkan pemusnahan sekitar 218.000 ayam yang terinfeksi, vaksinasi burung-burung yang tidak terjangkit di kandang-kandang unggas yang tidak terkena serta langkah-langkah bio-keamanan yang tegas," ujar konsultan FAO, Les Sims.Sims telah berkunjung ke Pyongyang untuk memberikan saran-saran bagi otoritas hewan Korut mengenai pengendalian flu burung. Pemerintah Korut, ujar Sims, telah bertindak "dengan cepat dan tepat" serta memberikan informasi yang diperlukan.FAO mengirimkan tiga pakarnya ke Korut untuk membantu otoritas di sana dalam diagnosis dan penanganan penyakit flu burung. Meski telah berhasil diatasi, namun FAP mengimbau pemerintah Pyongyang untuk terus melakukan pengawasan flu burung di seluruh negeri itu.
(ita/)











































