DetikNews
Rabu 03 Mei 2017, 22:53 WIB

Hari Kebebasan Pers, Jokowi: Berita Hoax Jangan Diviralkan

Danu Damarjati - detikNews
Hari Kebebasan Pers, Jokowi: Berita Hoax Jangan Diviralkan Presiden Jokowi membuka KTT IORA. (Biro Pers Setpres)
Jakarta - Di Hari Kebebasan Pers Sedunia, Presiden Jokowi mengajak insan pers meluruskan kabar-kabar bohong yang berseliweran di era teknologi informasi seperti saat ini. Hoax menjadi tantangan jurnalisme.

"Media semestinya meluruskan kalau ada berita-berita yang tidak benar, ada berita-berita bohong, ada hoax, ada ujaran-ujaran yang tidak baik," kata Jokowi setelah berpidato dalam acara Hari Kebebasan Pers Sedunia 2018, JCC, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Lewat pencerahan oleh media, publik diselamatkan dari jalan sesat yang ditawarkan hoax. Pelurusan oleh media massa membuat masyarakat mendapat informasi yang benar.

"Jangan malah ada berita yang nggak benar malah nggak diluruskan, malah diangkat atau diviralkan," kata Jokowi.

Jokowi menyatakan Indonesia adalah negara dengan kebebasan pers yang unggul. Pers juga berperan dalam demokrasi lewat sikap kritis dan antikorupsi.

"Wartawan ini sudah mendapat kebebasan yang amat sangat di dunia, terutama di Indonesia, sebagai bagian dari cita-cita reformasi dulu. Tapi yang namanya kebebasan juga ada tanggung jawabnya," ujar Jokowi.
(dnu/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed