"Paling suka pada manuver heart dong," ujar Leader JAT Letkol Pnb Kisha saat berbincang dengan detikcom di Shelter Jupiter Lanud Adi Sutjipto, Sleman, Rabu (3/5/2017).
Kisha mengatakan manuver itu penuh dengan pesan dari TNI AU untuk masyarakat Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb Kisha. (Dok Pribadi) |
Selain manuver heart, terdapat manuver lainnya di antaranya Jupiter Roll, Arrow Head Loop, Clover Leaf, dan Leader Benefit.
Keberadaan JAT, kata Kisha merupakan soft power dari militer Indonesia. Kebolehan para penerbang dalam bermanuver, menunjukkan kemampuan para penerbang militer bangsa ini.
"Dengan tim aerobatik ini, orang luar akan tahu kemampuan kita," imbuhnya.
Pria yang menjadi leader JAT pada Januari 2017 lalu ini bercerita bahwa Jupiter memiliki tim yang besar. Ditambah dengan 6 penerbang, total ada hampir 45 orang dalam tim Jupiter.
Mereka terdiri dari navigator yang ikut terbang dalma pesawat yang sama dengan leader, narator, ground crew dan perwira teknik.
"Kalau tidak ada narator akan hambar rasanya, dia yang bertugas menyampaikan formasi apa yang sedang kita lakukan kepada penonton," kata Kisha.
Foto: Sukma Indah P/detikcom |
Kepala Seksi Pemeliharaan JAT Mayor Tek Muh Anwar Septiawan menambahkan, sebuah kebanggaan menjadi bagian dari Jupiter. Segala persiapan harus sempurna sebelum para penerbang beraksi.
"Jadi kebanggaan kami,karena bisa mendukung penampilan TNI AU dan menyiapkan semuanya agar bisa menampilkan yang terbaik," kata Anwar.
Terdapat 29 ground crew dengan spesifikasi keahliannya masing-masing. Bahkan, kata Anwar terdapat ahli yang khusus menangani kursi pelontar pesawat Jupiter.
"Kadang kita juga bawa satu pesawat cadangan. Misalnya saat Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) 2017 Malaysia kemarin, kita ingin tampil maksimal jadi bawa satu pesawat cadangan," imbuhnya.
Foto: Sukma Indah P/detikcom |












































Leader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb Kisha. (Dok Pribadi)
Foto: Sukma Indah P/detikcom
Foto: Sukma Indah P/detikcom