Cerita Leader Jupiter Beraksi di Atas Wilayah Terlarang di Yogya

Cerita Leader Jupiter Beraksi di Atas Wilayah Terlarang di Yogya

Sukma Indah Permana - detikNews
Rabu, 03 Mei 2017 17:31 WIB
Cerita Leader Jupiter Beraksi di Atas Wilayah Terlarang di Yogya
Formasi dan manuver Jupiter Aerobatic Team. (Foto: dok. Tim Jupiter)
Yogyakarta - Tak semua tempat di Yogyakarta boleh menjadi lokasi penerbangan. Candi Prambanan merupakan satu lokasi terlarang, tapi pada akhir April lalu tim Jupiter Aerobatic Team (JAT) berhasil beraksi di atas wilayah itu memukau ribuan penonton.

"Baru kali ini kami beraksi di Yogyakarta dan dapat kesempatan di tempat-tempatnya sangat spesial. Salah satunya di atas Prambanan dan Borobudur, yang sebetulnya tidak boleh ada penerbangan di atasnya," kata leader JAT Letkol Pnb Kisha saat berbincang dengan detikcom di shelter Jupiter, Lanud Adisutjipto, Sleman, Rabu (3/5/2017).

Kisha menjelaskan Prambanan dan Borobudur di Magelang merupakan lokasi terlarang bagi penerbangan karena keduanya merupakan warisan budaya yang sangat dijaga kelestariannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akhirnya kita bisa menjadikan pesawat kita dan Prambanan (dan Borobudur) dalam satu frame, istimewa sekali," imbuhnya.

Leader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb KishaLeader Tim Jupiter TNI AU Letkol Pnb Kisha (Foto: dok. pribadi)

Aksi yang dimaksud Kisha adalah saat acara Jogja International Air Show (JIAS) 2017 pada akhir bulan April lalu. Pada ajang itu, JAT diperkenankan beratraksi di atas Candi Prambanan dan Borobudur setelah mendapat izin dari Pemkab Sleman.

Tak hanya di atas Candi Prambanan dan Candi Borobudur, JAT juga bermanuver di atas Keraton Yogyakarta. Beberapa foto menunjukkan aksi JAT berlatarkan Keraton, Alun-alun, dan Jalan Malioboro, yang merupakan ikon Kota Yogyakarta.

"Kita terbang di atas Keraton Yogyakarta, tempat yang sangat istimewa di Yogya. Jadi sangat berkesan," kata Kisha. (sip/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads