Polri Selidiki Pendompleng Rencana Aksi GNPF 5 Mei

Polri Selidiki Pendompleng Rencana Aksi GNPF 5 Mei

Audrey Santoso - detikNews
Selasa, 02 Mei 2017 21:10 WIB
Polri Selidiki Pendompleng Rencana Aksi GNPF 5 Mei
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Polri tengah menyelidiki aktor intelektual di balik rencana Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) aksi 5 Mei mendatang. Dalam aksi tersebut, GNPF berencana mendatangi gedung Mahkamah Agung (MA).

Massa aksi akan meminta independensi hakim menjelang vonis perkara penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Untuk itu, Polri pun mengaku akan mencari tahu pendompleng aksi ini.

"Gerakan apa pun pasti ada pendomplengan. Pendomplengnya ini apa, itu masih dalam penyelidikan. Prinsipnya, pengadilan itu independen, tidak boleh diintervensi," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Rikwanto di gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (2/5/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rikwanto sendiri mengaku hingga kini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan aksi dari pihak penyelenggara. "Walaupun di media sosial, gembar-gembornya sudah banyak. Belum ada pemberitahuan itu. Saya sudah cek. Belum ada pemberitahuan," ucap mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Jenderal bintang satu ini berujar, jika surat pemberitahuan aksi telah diterima pihaknya, Polri akan mempertimbangkan perizinan dengan melihat tema aksi, lokasi aksi, dan jumlah massa.

"Kita lihat nanti, apa rencananya. Mau apa, temanya apa, mau ke mana, orangnya berapa. Ini yang jadi bahan pertimbangan nanti," kata Rikwanto. (aud/jor)


Berita Terkait