Gagal Satroni KBRI, Rusuh

HUT RMS ke-55

Gagal Satroni KBRI, Rusuh

- detikNews
Selasa, 26 Apr 2005 12:32 WIB
Den Haag - Massa demonstran RMS meledakkan mercon dan meneriakkan yel-yel perjuangan, "Viva RMS!" dan "Mena Muria!". Upaya mereka menyatroni KBRI digagalkan. Sekurangnya 5 orang ditangkap.Dari lapangan Malieveld Den Haag massa bergerak, sesuai kesepakatan dengan polisi, menuju tempat peringatan proklamasi RMS ke-55 yang dipusatkan di Nederlands Congres Centrum (NCC), Senin (25/4/2005). Namun di tengah perjalanan konvoi massa yang mengibar-kibarkan bendera RMS itu mencoba mengambil rute ke arah KBRI Den Haag di jalan Tobias Asserlaan 8. Polisi dan satuan khusus Mobiele Eenheid (ME), semacam Brimob, menerapkan zero tolerance dan menghalau mereka.Akibatnya massa melampiaskan kekecewaan ke pasukan keamanan itu dan melemparinya dengan mercon. Bentrokan lebih parah RMS kontra pasukan keamanan berhasil dihindarkan setelah sesepuh rombongan berhasil menenangkan massa. Namun menjelang sampai ke kompleks NCC kerusuhan tak terhindarkan. Massa melampiaskan kedongkolannya dengan merusak sebuah gedung sekolah menengah di jalan Jan Willem Frisolaan. Kaca-kaca gedung sekolah dihancurkan dengan palu. Sedangkan dua orang siswa digebuki. Tak jelas apakah ini manifestasi dari sisa letupan kecewa akibat gagal menyatroni KBRI, tapi kalangan massa RMS menyebutkan bahwa mereka terprovokasi akibat ledekan siswa-siswa sekolah tersebut. Sekurangnya 5 orang massa RMS ditangkap karena kejadian itu.Sementara itu jadwal acara peringatan proklamasi RMS ke-55 juga menjadi molor 1,5 jam akibat kekacauan di jalan tersebut. Pada perjalanan pulang, massa dilarang berjalan kaki berkonvoi. Sebagai gantinya, otoritas Den Haag menyediakan layanan 3 bus, yang khusus bolak-balik (shuttle), mengangkut massa RMS menuju stasiun kereta untuk kembali ke kota masing-masing. Dengan layanan itu, Den Haag ingin mencegah pecah kerusuhan di jalan-jalan. Dan hasilnya ternyata efektif. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads