Prihatin Karangan Bunga Dibakar, Warga Nyalakan Lilin di Balai Kota

Prihatin Karangan Bunga Dibakar, Warga Nyalakan Lilin di Balai Kota

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Senin, 01 Mei 2017 19:59 WIB
Prihatin Karangan Bunga Dibakar, Warga Nyalakan Lilin di Balai Kota
Warga nyalakan lilin di depan Balai Kota / Foto: Gibran Maulana Ibrahim/detikcom
Jakarta - Sejumlah warga berkumpul dan menyalakan lilin di depan Balai Kota malam ini. Mereka mengaku prihatin atas pembakaran karangan bunga Ahok-Djarot saat aksi buruh pada siang tadi.

"Ini bentuk prihatin pembakaran karangan bunga. Kita nggak setuju cara seperti itu. Marilah kita fair saja. Apapun yang kami lakukan, status Pak Ahok tak lagi berubah, nggak ada Pilkada ulang," ujar salah seorang peserta aksi, Rusli di depan Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017).

Menurutnya, aksi dilakukan spontan oleh masyarakat. Dia menepis aksi ini digelar oleh relawan Ahok-Djarot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan relawan, sudah bercampur. Kami spontanitas, hanya info di WA (WhatsApp) saja," tuturnya.



Aksi ini digelar masyarakat sebagai bentuk kekecewaan atas tindakan buruh. Padahal, karangan bunga yang dibakar merupakan ungkapan perasaan warga.

"Bentuk kecewa, kenapa harus bakar-bakar, itu ungkapan perasaan warga melalui karangan bunga," sebutnya.



Sementara itu, peserta lain yang mengaku bernama Anastasia, menyebut aksi ini dilakukan karena mendapat info dari media sosial soal pembakaran karangan bunga. Seharusnya, aksi buruh tak ada kaitannya dengan Ahok.

"Dapat berita dari sosmed pembakaran bunga oleh buruh. Kami menghargai buruh tapi kenapa larinya ke Ahok," jelas Ana.

"Sebenarnya kita ada kegiatan di RPTRA Kalijodo karena hujan jadi nggak jadi. Ini masyarakat bercampur. Kita umumin di Kalijodo mau ada aksi ini. Dari masyarakat ya," imbuhnya. (gbr/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini