Berdasarkan pantauan detikcom di depan Kementerian Pariwisata, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017), sekitar pukul 17.00 WIB, massa mulai membubarkan diri. Beberapa mobil komando mulai meninggalkan lokasi dan diikuti oleh massa.
Kepala Polres Jakarta Pusat Kombes Suyudi mengatakan aksi ini berjalan dengan baik. Massa sempat meminta untuk bisa berorasi di depan Istana Kepresidenan, namun polisi memasang pembatas berupa kawat berduri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang saya takutkan, ada yang terkena saja takut kan jadi kepancing, mudah-mudahan ini pelajaran berharga, hari ini alhamdulillah massa ketahan," ucapnya.
Massa buruh di Jalan Medan Merdeka Barat bubar. (Cici Marlina Rahayu/detikcom) |
Dia juga mengatakan akan mengawal massa hingga benar-benar meninggalkan lokasi. Suyudi berharap aksi kali ini bisa menjadi evaluasi untuk massa aksi dan pemerintah.
"Kita kawal mereka, kita monitor kembali ke wilayah masing-masing, atau rumah masing-masing, tidak ada hal-hal yang terjadi. Saya ucapkan selamat Hari Buruh Nasional. Ulang tahun Hari Buruh ini harus jadi ajang evaluasi untuk semua, buruh dan juga pemerintah, agar semuanya ke depan lebih baik," tuturnya.
Sebelumnya, massa membacakan perihal sikap aksi buruh pada hari ini. Mereka mengatakan bubar bukan berarti takut.
"Kita balik bukan berarti takut. Kita bikin strategi supaya PP 78 dicabut, saya minta bikin hastag #JokowiKabur di Facebook, di medsos," ujar salah seorang orator sebelum meninggalkan aksi. (imk/imk)












































Massa buruh di Jalan Medan Merdeka Barat bubar. (Cici Marlina Rahayu/detikcom)