Puluhan Wartawan Tumplek
KPU Buka-bukaan Pk 14.00 WIB
Selasa, 26 Apr 2005 10:18 WIB
Jakarta - Lebih 20 wartawan saat ini tumplek di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakpus, Selasa (26/4/2005). Mereka menunggu momen yang selama ini dinantikan: KPU buka-bukaan.Pada Senin kemarin, anggota KPU Valina Singka Subekti menyebut acara buka-bukaan itu dilakukan pukul 11.00 WIB. Tapi setelah dikonfirmasi, teryata peristiwa penting itu dilakukan pukul 14.00 WIB.Dari ruang Humas juga tertempel surat undangan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin kepada para koleganya. Undangan itu ditujukan kepada wakil ketua dan para anggota KPU, agar hadir dalam konferensi pers di media center KPU pukul 14.00 WIB. Tapi undangan tidak menjelaskan materi jumpa pers.Namun dipastikan dalam jumpa pers nanti, KPU akan menjawab semua tuduhan miring yang menimpanya sejak tiga minggu silam. Mulai dari kasus suap hingga tuduhan korupsi.Kasus suap merebak saat KPK menangkap salah satu anggota KPU, Mulyana W Kusumah. Mulyana dijadikan tersangka atas kasus suap auditor BPK Khairiansyah Salman di Hotel Ibis. Suap ini dilakukan menyusul audit investigatif yang dilakukan BPK atas penggunaan dana pemilu legislatif 2004 lalu.Belum lagi kasus suap berakhir, KPU kembali disorot atas kasus penyimpangan keuangan Rp 90,26 miliar. Penyimpangan ini terungkap dalam hasil audit investigatif BPK yang diserahkan ke DPR, Kamis pekan lalu.Penyimpangan keuangan di KPU terjadi di bidang pengadaan kotak suara, pengadaan tinta, pengadaan barang dan jasa teknologi informasi, serta pengadaan sampul surat suara.BPK memperkirakan indikasi kerugian negara dari pengadaan kotak suara Rp 66 miliar, pencetakan surat suara Rp 12,6 miliar, pengadaan tinta Rp 4,39 miliar, pengadaan perangkat TI Rp 154 juta, dan pengadaan sampul surat suara Rp 7 miliar.Adapun total dana pengelolaan pemilu untuk legislatif dan presiden yang diambil dari APBN 2004 sekitar Rp 3,9 triliun.
(nrl/)











































