DetikNews
Senin 01 Mei 2017, 11:01 WIB

Laporan Dari Hong Kong

RI-Hong Kong Teken MoU Perlindungan Buruh Migran

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
RI-Hong Kong Teken MoU Perlindungan Buruh Migran Presiden Jokowi dan para menteri di Hong Kong (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)
Hong Kong - Pada Hari Buruh Internasional (May Day) ini, Indonesia dan Hong Kong menyepakati perjanjian terkait dengan perlindungan buruh migran. Jumlah buruh migran Indonesia di Hong Kong memang mencapai ratusan ribu dan tentunya harus mendapat perhatian.

Perjanjian tersebut ditandatangani setelah pertemuan antara Presiden RI Jokowi dan Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying di gedung pemerintahan, Senin (1/5/2017). Hong Kong merupakan Wilayah Administratif Khusus dari Republik Rakyat China.

Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying sambut Presiden Jokowi / Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying menyambut Presiden Jokowi. (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)


Leung menjemput Jokowi sampai pintu mobil. Keduanya bersalaman dan berbincang sambil menuju meja buku tamu.

Presiden Jokowi mengisi buku tamu / Presiden Jokowi mengisi buku tamu. (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)


Jokowi didampingi sejumlah menteri, di antaranya Menlu Retno LP Marsudi, Mendikbud Muhadjir Effendy, Mendag Enggartiasto Lukita, dan Seskab Pramono Anung. Hadir pula Kepala BKPM Thomas Lembong, anggota Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, dan Konjen RI untuk Hong Kong Tri Tharyat.

Pertemuan Presiden Jokowi dan Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying / Pertemuan Presiden Jokowi dengan Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)


Pertemuan berlangsung selama 30 menit secara tertutup. Setelah itu, dua nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) ditandatangani.

"Yang dengan Chief Executive Hong Kong tadi, terutama untuk proteksi migrant workers kita. Meskipun di sini, di Hong Kong, kita lihat perlindungannya sudah sangat bagus, tapi kita tetap minta adanya MoU," ujar Jokowi seusai pertemuan.

Presiden Jokowi dan Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying saksikan penandatanganan MoU / Presiden Jokowi dan Chief Executive Hong Kong Leung Chun-ying menyaksikan penandatanganan MoU. (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)


Jokowi meminta agar perlindungan tenaga kerja Indonesia di Hong Kong lebih baik lagi, sehingga TKI benar-benar terlindungi.

Tak hanya di Hong Kong, Jokowi juga bicara soal perlindungan TKI saat berkunjung ke Arab Saudi pada 2015. Ketika itu Jokowi menyampaikan langsung kepada Raja Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud.
(bag/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed