Pantauan di lokasi, Senin (1/5/2017) sekitar pukul 09.50 WIB, massa masih terus berdatangan dari berbagai penjuru. Kebanyakan dari mereka menggunakan kendaraan bus untuk sampai di Patung Kuda.
Massa May Day di Patung Kuda Monas. (Cici Marliana/detikcom). |
Massa tergabung dalam beberapa kelompok seperti Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Selain itu, ada yang dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan kelompok buruh lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa May Day di Patung Kuda, Monas. (Cici Marliana/detikcom) |
Tuntutan-tuntutan buruh ini tersemat dalam atribut yang dibawa ataupun dipakainya. Mereka meminta agar RUU Buruh Migran segera disahkan. Ada juga yang menyoroti soal keselamatan kesehatan kerja dan pesangon untuk buruh.
Kemudian ada yang meminta pihak berwenang memperhatikan soal masalah trafficking yang kerap terjadi terhadap buruh dan soal masalah percaloan. Mereka menolak PHK dan menuntut upah kerja layak.
Para buruh juga banyak yang membawa atribut bertuliskan harapannya terhadap jaminan sosial dan kesehatan. Banyak yang meminta penghapusan sistem magang bagi para buruh.
Massa May Day di Patung Kuda Monas. (Cici Marliana/detikcom) |
Massa juga membawa spanduk dan bendera-bendera besar. Salah satunya bertuliskan 'Hapus Outsourcing dan Pemagangan'. Atribut yang mereka kenakan juga berwarna-warni. Ada pula yang membawa bendera Merah Putih besar.
Beberapa kelompok massa membawa mobil komando. Orator berdiri di atasnya sambil meneriakkan tuntutan-tuntutan mereka. (elz/elz)












































Massa May Day di Patung Kuda Monas. (Cici Marliana/detikcom).
Massa May Day di Patung Kuda, Monas. (Cici Marliana/detikcom)
Massa May Day di Patung Kuda Monas. (Cici Marliana/detikcom)