Diketahui Irwan dan Aher adalah kader dari partai PKS. Bisik-bisik antara ketiganya disinyalir soal kesiapan koalisi Pilkada Sumatera Barat dan Pilgub Jawa Barat.
"Tidak terasa suasana persekutuan kita semakin kuat. Tadi ada bisik-bisik sudah ada Gubernur Sumatera Barat, yang penting kita mengabdi untuk rakyat," kata Prabowo, saat menghadiri syukuran kemenangan Anies Sandi, di Panglima Polim IX, Jakarta Selatan, Minggu (30/4/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini syukuran. Kita kan sekutu, itu kan sekutu kita yang baik," imbuh Prabowo.
Sementara itu, Aher tak menampik bahwa pembicaraan 'berbisiknya' dengan Prabowo berkaitan dengan Pilgub Jabar. Namun dia tidak membeberkan apakah hal itu berkaitan dengan pencalonan istrinya, Netty Prasetiyani yang belakangan santer diperbicangkan.
"Belum baru kena radar, artinya kan masih terus ada komunikasi politik dari berbagai pihak. Dari masing-masing partai juga ada. Kita ingin keputusan yang lebih cepat setelah Pilkada DKI. Karena kan Pilkada Jabar itu cepat karena Agustus sudah mulai tahapan Pilkada dan pelaksanaanya Juni 2018," ujar Aher.
Begitupun soal kemungkinan wakilnya, Deddy Mizwar yang akan berkontestasi di Pilgub Jabar 2018. Aher mengatakan pembahasan soal koalisi maupun calon yang diusungkan masih dalam tahap penggodokan.
"Dia (Deddy Mizwar) juga masih masuk radar, dan teman-teman yang lain. Saya kira pembahasan-pembahasan dengan yang lain masih bergulir," imbuhnya. (yld/nkn)











































