Korban Kecelakaan Maut Sempat Dilarang Anaknya Wisata ke Puncak

Korban Kecelakaan Maut Sempat Dilarang Anaknya Wisata ke Puncak

Faieq Hidayat - detikNews
Minggu, 30 Apr 2017 21:00 WIB
Korban Kecelakaan Maut Sempat Dilarang Anaknya Wisata ke Puncak
Foto: Suasana rumah duka Wagiroen (Faiq-detikcom)
Jakarta - Empat orang kecelakaan maut di Ciloto, Cianjur, Puncak, Jawa Barat petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Kebayoran Lama Utara, salah satunya Wagiroen. Anak Wagiroen, Ari Dwi Putra (20) mengaku sudah melarang bapaknya untuk ikut pergi ke puncak.

"Ibu sama saya sudah melarang bapak pergi, ngapain sih pergi nanti takut capek," kata Ari Dwi Putra di Rumahnya, Jalan Pelita Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Minggu (30/4/2017).

Alasan melarang, lanjut Ari bapaknya akan pergi ke kampung halamannya Kutoharjo, Kendal, Jawa Tengah pada Jumat (5/5) besok. Sebab, kata dia bapaknya kerap kali memberikan bantuan ke salah satu Masjid di Kutoharjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tanggal 5 Mei mau pulang Kutoharjo mau niat puasa santunan ke Masjid. Makanya dilarang enggak usah pergi takut capek," kata dia sembari meneteskan air mata.

Sudah dilarang, namun sang ayah merasa perlu ada perwakilan RT 14 Kelurahan Kebayoran Lama Utara untuk pergi bersama petugas KPPS. Ayah sudah berjanji kepada panitia KPPS untuk pergi ke Puncak.


Korban Kecelakaan Maut Sempat Dilarang Anaknya Wisata ke PuncakFoto: Suasana rumah duka Wagiroen (Faiq-detikcom)


"Bapak bilang perwakilan sini enggak ada jadi bapak pergi, merasa enggak enak kalau enggak ada perwakilannya. Pergi dua hari Senin pulang," ujar dia.

Dia mengaku mendapat informasi bapaknya meninggal dari teman bapaknya yang ikut pergi juga di bus kedua. Kemudian, dirinya memberitahukan kepada sang ibu.

"Dari bapak pacar saya dikasih tahu di bus dua, bapak saya bus pertama," ujar dia.

Dia menambahkan jenazah bapaknya akan diantarkan ke rumah pada pukul 23.00 WIB. Selanjutnya, jenazah akan dimakamkan di Tanah Kusir pada Senin (1/5/2017) besok. (fai/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini