"Ibu sama saya sudah melarang bapak pergi, ngapain sih pergi nanti takut capek," kata Ari Dwi Putra di Rumahnya, Jalan Pelita Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, Minggu (30/4/2017).
Alasan melarang, lanjut Ari bapaknya akan pergi ke kampung halamannya Kutoharjo, Kendal, Jawa Tengah pada Jumat (5/5) besok. Sebab, kata dia bapaknya kerap kali memberikan bantuan ke salah satu Masjid di Kutoharjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah dilarang, namun sang ayah merasa perlu ada perwakilan RT 14 Kelurahan Kebayoran Lama Utara untuk pergi bersama petugas KPPS. Ayah sudah berjanji kepada panitia KPPS untuk pergi ke Puncak.
Foto: Suasana rumah duka Wagiroen (Faiq-detikcom) |
"Bapak bilang perwakilan sini enggak ada jadi bapak pergi, merasa enggak enak kalau enggak ada perwakilannya. Pergi dua hari Senin pulang," ujar dia.
Dia mengaku mendapat informasi bapaknya meninggal dari teman bapaknya yang ikut pergi juga di bus kedua. Kemudian, dirinya memberitahukan kepada sang ibu.
"Dari bapak pacar saya dikasih tahu di bus dua, bapak saya bus pertama," ujar dia.
Dia menambahkan jenazah bapaknya akan diantarkan ke rumah pada pukul 23.00 WIB. Selanjutnya, jenazah akan dimakamkan di Tanah Kusir pada Senin (1/5/2017) besok. (fai/rvk)











































Foto: Suasana rumah duka Wagiroen (Faiq-detikcom)