Informasi yang diberikan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar AKBP Matrius olah TKP menggunakan sistem perekaman dan pemotretan secara visual menggunakan drone dan peralatan lainnya.
"Kita laksanakan olah TKP, dengan cara memfoto dan merekam jejak-jejak kecelakaan yang kemudian kami masukan ke dalam sistem yang kami sebut 'Vision Crash'. Sehingga kejadian sebelum dan sesudah kecelakaan sehingga bisa dibentuk Film Simulasi," kata Matrius di lokasi kejadian, Minggu (30/4/2017).
Foto: Olah TKP Kecelakaan maut di Ciloto (Syahdan-detikcom) |
Menurut Matrius, korban meninggal ada 11 orang dan korban yang mengalami luka berat sebanyak 5 orang. "Dua korban ada yang di rujuk ke Jakarta, 1 korban ke Bandung, yang lainnya di RSUD Cimacan," tuturnya dia.
Kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.00 WIB tersebut membuat 11 orang tewas dan 20 orang luka-luka. Bus itu diketahui mengangkut rombongan KPPS Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Diduga kecelakaan akibat bus mengalami rem blong. (avn/rvk)












































Foto: Olah TKP Kecelakaan maut di Ciloto (Syahdan-detikcom)