Tak Ikut Aksi, SPSI Tangerang Rayakan May Day dengan Memancing

Tak Ikut Aksi, SPSI Tangerang Rayakan May Day dengan Memancing

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 30 Apr 2017 12:46 WIB
Tak Ikut Aksi, SPSI Tangerang Rayakan May Day dengan Memancing
Kapolresta Tangerang Kombes Asep Edi Suheri dan Ketua SPSI Tangerang Ahmad Supardi (Foto: Dok. Istimewa)
Tangerang - Para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Kabupaten Tangerang memilih tak merayakan May Day dengan unjuk rasa. Mereka memilih merayakannya dengan memancing.

Tercatat ada 200.000 buruh yang tergabung ke dalam SPSI Tangerang Raya (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan). Ketua SPSI Tangerang Ahmad Sipriadi mengatakan, hanya sebagian saja yang ikut aksi di Jakarta.

"Jadi berkaitan dengan May Day tahun 2017 ini sepertinya animo yang akan bergerak itu adalah yang ada di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang. Di Kabupaten Tangerang, karena memang ada beberapa kegiatan yang sudah di-arrange oleh SPSI Tangerang berupa pertandingan olahraga yang ditutup tanggal 1 Mei dengan kegiatan mancing, sehingga konsentrasi kita di mancing mania," jelas Ahmad kepada detikcom di Mapolresta Tangerang, Minggu (30/4/2017).

Rangkaian peringatan hari buruh sedunia itu sudah digelar oleh SPSI Tangerang sejak tanggal 22 Maret-24 April lalu yang diisi dengan sejumlah perlombaan. Peringatan Hari Buruh akan ditutup pada Senin 1 Mei dengan kegiatan memancing ikan.

Ahmad yang juga Anggota DPRD Tangerang Fraksi PDIP itu melanjutkan, akan banyak keseruan dalam peringatan May Day kali ini. Pihaknya merancang peringatan May Day dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan lebih suka cita.

"Dan infonya panitia sudah menyiapkan banyak ikan yang besar-besar, dari Kapolres (Kombes Pol Asep Edi Suheri) juga ada 10 ekor kambing sebagai hadiah perlombaan, Kapolres juga ikut menyumbang," kata dia.

"Ada juga ikan yang dikasih pita. Yang kalau mancing dapat ikan yang pakai pita itu ada hadiah yang lumayan cukup membahagiakan para pekerja," lanjutnya.

Tak Banyak Orasi

Meski demikian, sejumlah anggota SPSI terutama yang di Tangerang Selatan dan Kota Tangerang, tetap akan mengikuti aksi di Jakarta esok. Ahmad mengatakan, ada sekitar 20 orang perwakilan dari SPSI yang berangkat ke Jakarta.

"SPSI (yang berangkat ke Jakarta ) itu juga enggak banyak karena hanya perwakilan saja, pengurus-pengurusnya saja sama ada rombongan yang membawakan kesenian daerah oleh 20 orang perwakilan," ujarnya.

Ia katakan, SPSI yang berada di bawah organisasi serikat buruh induk KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) di bawah pimpinan Andi Gani Nowawea ingin mengubah pandangan tentang May Day. Menurutnya, May Day tidak melulu harus dirayakan dengan menggelar aksi dan orasi.

"Untuk May Day 2017 ini kami tidak memperbanyak orasi, atau tidak menyuarakan tuntutan-tuntutan yang sebenarnya. Tuntutan itu sudah sering kemudian kami sampaikan tapi kami ingin jadikan May Day tahun ini seperti hiburan rakyat. Seperti teman-teman dari daerah lain yang datang ke Jakarta itu akan menunjukkan keseniannya, ada tari tarian, membaca puisi dan sebagainya yang notabene lebih kepada entertaintnya dari pada tuntutannya," paparnya.

Untuk itu, SPSI kali ini ingin betul-betul dirayakan dengan penuh kegembiraan. "Lebih kepada celebrate, merayakan. Namanya celebrate kan merayakan, karena kalau bicara menuntut, filosofi perjuangan kami menuntut itu tidak harus nunggu tanggl 1 Mei, we make May Day everyday," sambungnya.

Meski ada sebagian massanya yang akan ikut berorasi di Jakarta, namun Ahmad memastikan massa buruh akan tertib. "Insya Allah aman. Karena kami ingin may day ini lebih kepada celebrate, dan tetap dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, tidak mengganggu siapa pun dan tetap dalam keadaan kondusif. Prinsip kami di situ," tandasnya. (mei/rna)


Berita Terkait