Jokowi: Buruh Migran ASEAN Harus Dilindungi, Pelaut Aman Berlayar

Jokowi: Buruh Migran ASEAN Harus Dilindungi, Pelaut Aman Berlayar

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Sabtu, 29 Apr 2017 20:28 WIB
Jokowi: Buruh Migran ASEAN Harus Dilindungi, Pelaut Aman Berlayar
Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres
Jakarta - Presiden Joko Widodo menghadiri KTT ke-30 ASEAN di Manila, Filipina. Jokowi pun menyampaikan pandangannya dalam sidang pleno di hadapan para pemimpin ASEAN.

"Semboyan 'people-centered people-oriented' jangan hanya dijadikan jargon namun harus diterapkan. Buruh migran harus dilindungi, para pelaut ASEAN harus merasa aman berlayar di perairan ASEAN, para UMKM kita harus terus diberdayakan, serta hak asasi masyarakat ASEAN harus dilindungi dan dimajukan," kata Jokowi di Reception Hall, Philippine International Convention Center, Manila, Sabtu (29/4/2017).

Menurut Jokowi, kondisi dunia saat ini semakin mengkhawatirkan. Maka itu ASEAN harus menjadi solusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mengingatkan mulai maraknya kegiatan lintas batas seperti perompakan, radikalisme dan terorisme, IUU Fishing, dan kejahatan narkoba. Oleh karena itu, para pemimpin ASEAN harus memberikan perhatian besar terhadap upaya mengatasi kejahatan lintas negara tersebut. Jangan sampai kita terlambat. Saya ulangi, jangan sampai kita terlambat," ujar Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan saat ini ASEAN masih dipandang dunia dalam posisi netral. Sehingga banyak hal yang bisa dilakukan.

"ASEAN dinilai netral, tapi selalu siap menjadi bagian dari solusi. ASEAN telah menjadi tempat bagi kekuatan-kekuatan besar untuk bicara satu sama lain. Pengumuman Wakil Presiden AS di Jakarta minggu lalu bahwa Presiden AS akan hadir di KTT ASEAN-AS dan East Asia Summit tahun 2017 membuktikan minat kekuatan besar untuk tetap menjalin hubungan baik dengan ASEAN," tutur Jokowi. (bpn/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini