"Terjadi kesalahpahaman antara Ormas BPPKB dibantu Ormas PP (Pemuda Pancasila) dengan Ormas Forkabi yang berakhir dengan adanya korban pembacokan," kata Kapolsek Cisauk, AKP Abdul Kohar, Jumat (28/4/2017).
Bentrok itu berawal pada Jumat (28/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu dua anggota BPPKB sedang minum kopi di Jalan Babakan Pocis, Setu. Tak lama kemudian datang seorang anggota Forkabi membawa senjata tajam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aparat kepolisian dan lurah setempat akhirnya membawa kedua kubu untuk bernegosiasi guna mencegah memanasnya situasi. Kedua pihak pun sepakat untuk membuat surat perjanjian.
"Setelah didapat hasil tersebut namun belum dibuatkan surat keputusannya kumpulan massa dari BPPKB membubarkan diri. Sesaat setelah anggota Ormas BPPKB membubarkan diri terjadilah pembacokan terhadap saudara Rudi Haryanto (Forkabi) di Jalan Raya Puspitek," lanjutnya.
Korban lalu dibawa rekan-rekannya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Polisi saat ini juga masih berjaga meski situasi di lokasi sudah kembali kondusif. (dkp/dkp)











































