Dari pantauan detikcom, Jumat (28/4/2017), di hari ketujuh sejak bunga berdatangan ke Balai Kota, semakin banyak tulisan dari warga yang mengundang tawa. Pada salah satu karangan bunga, tertuliskan terima kasih pada Ahok-Djarot karena jalan layang Simpang Susun Semanggi sudah 100 persen terpasang. Di tulisan tersebut, warga meminta tolong agar Ahok-Djarot mengobati hati mereka yang patah.
Karangan bunga 'kepingan hati' (Foto: Nathania Riris Michico/detikcom) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pula sekumpulan warga yang menuliskan kegalauan mereka lantaran Ahok-Djarot tak akan lagi memimpin Jakarta. Mereka memanggil Ahok dan Djarot dengan 'oppa', yaitu bahasa Korea yang bermakna panggilan terhadap seorang kakak laki-laki.
Saat melewati tulisan ini, tak sedikit warga yang tertawa dan langsung memfotonya.
Karangan bunga 'Oppa' (Foto: Nathania Riris Michico/detikcom) |
"Oppa Ahok Djarot, Jakarta tanpa kalian bagaikan drama korea tanpa Lee Min Hoo. (Dari) kami yang dipaksa terima kenyataan," ujar si pengirim, Santi, Vita, Ety, Lisa, Merry, Peggy, Evita, Mey, Yusa, Lena dan Juniar.
Yang menarik perhatian yaitu karangan bunga yang bertuliskan inisial FZ. Karangan bunga itu bertuliskan ucapan terima kasih untuk Ahok dan Djarot.
"Bapak Basuki dan Bapak Djarot terima kasih sudah melawan arus demi kami. Salam Perjuangan alumni Sastra Inggris UI 90 & 91, Bukan Teman FZ," tulis sebuah karangan bunga yang diletakkan di depan gerbang Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Namun tidak jelas juga siapa yang dimaksud FZ. Hanya saja sebelumnya Wakil Ketua Fadli Zon sempat mengkritik karangan bunga yang bertebaran di Balai Kota sebagai pencitraan murahan. (nth/dhn)











































Karangan bunga 'kepingan hati' (Foto: Nathania Riris Michico/detikcom)
Karangan bunga 'Oppa' (Foto: Nathania Riris Michico/detikcom)