"Saya rasakan buktinya yang disajikan politik kemunafikan ya. Politik kemunafikan ini menurut saya harus dihentikan semua meyakini sejak awal ada proses yang salah," ujar Masinton dalam rapat paripurna di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/4/2017).
Dia menyebut hak angket sudah disetujui pimpinan dan anggota di Komisi III DPR. Namun tiba-tiba muncul penolakan hak angket yang juga disuarakan di paripurna.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Masinton, anggota dewan seharusnya konsisten dengan keputusan politik yang diambil. Tak perlu khawatir soal pencitraan.
"Saya ketika mengambil sikap harus mengusulkan hak angket saya tahu resikonya, saya tahu dampaknya tapi saya tidak mengandalkan pencitraan, ini kita terpenjara dalam politik pencitraan," ujar dia.
"Saya khawatir ya mereka-mereka yang sekarang tiba-tiba melemahkan KPK sesungguhnya mereka melakukan pelemahan terhadap KPK, saya kritik KPK. Kita bongkar saya sampaikan kepada rakyat ini forum politik munafik, politik munafik harus diakhiri," tegas Masinton.
(fdn/fdn)










































