Polisi Siap Amankan Kandidat Walikota Surabaya
Senin, 25 Apr 2005 23:43 WIB
Surabaya - Menjelang pemilihan walikota, Polwiltabes Surabaya mengerahkan 4.650 personil untuk mengantisipasi keamanan. Polisi akan melakukan pengamanan kepada kandidat dan anggota KPUD.Kesiapan itu disampaikan Kapolwiltabes Surabaya, Kombes Pol Sutarman kepada wartawan usai pelantikan anggota panwas pilwali di DPRD Kota Surabaya, Jl Yos Sudarso, Senin (25/4/2005).Pasukan pengamanan akan melibatkan unsur kepolisian, Korem, Lantamal III dan Marinir. "Personil akan kita tambah pada saat pemungutan suara berlangsung dan juga untuk memback up personil yang telah disiagakan," terang Sutarman.Aparat keamanan itu, akan disiagakan di beberapa tempat yang berpotensi muncul kerawanan. Seperti tempat pemungutan suara (TPS) serta lokasi-lokasi vital dan strategis.Polisi juga menyiapkan sejumlah personil untuk mengamankan para kontestan yang ditetapkan KPU. "Para cawali dan cawawali ini akan dikawal dengan sistem terbuka setelah ditetapkan oleh KPU," jelas Sutarman.Selain melakukan pengawalan terhadap cawali dan cawawali, pihaknya juga akan mengawal anggota KPUD. "Anggota KPUD perlu dikawal untuk menghindari hal-halyang tidak diinginkan," tambah mantan Direskrim Polda Jawa Timur ini.Lebih lanjut Sutarman mengatakan, masalah logistik juga menjadi fokus utama pengamanan anggota kepolisian. "Polisi akan mengawal proses pendistribusian logistik dan lokasi penyimpanan."Hingga saat ini, empat pasang calon walikota dan wakil walikota sudah mendaftar secara resmi ke KPUD Surabaya. Mereka adalah Bambang DH-Arif Afandi (PDIP), Gatot Sudjito-Benjamin Hilli (Koalisi Golkar-PDS), Alisjahbana-Wahyudin Husein (PKB) dan Erlangga Satriagung-AH Thoni (koalisi PD-PAN).
(gtp/)











































