Balas Kunjungan Mike Pence, Menlu Retno akan ke AS Bulan Mei

Balas Kunjungan Mike Pence, Menlu Retno akan ke AS Bulan Mei

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Kamis, 27 Apr 2017 23:13 WIB
Balas Kunjungan Mike Pence, Menlu Retno akan ke AS Bulan Mei
Menlu Retno (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan segera membalas kunjungan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence. Rencana kunjungan akan berlangsung pada 4-5 Mei mendatang.

"Menlu akan berkunjung ke Washington, DC, pada 4-5 Mei. Tadi sudah disinggung, ini merupakan kunjungan pertama pejabat setingkat menteri Indonesia bertemu dengan administrasi baru Amerika Serikat," terang Direktur Amerika I, Adam Mulawarman Tugio, di Tjikini Lima, Jl Cikini I No 5, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).

Ada tiga hal yang menjadi pokok bahasan dalam kunjungan Retno ke Amerika Serikat. Pertama, menegaskan komitmen AS dalam kemitraan strategis hubungan bilateral dengan Indonesia dan keberlanjutan komitmen AS dalam hubungan konstruktif dengan ASEAN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketiga, menegaskan kembali juga adanya peluang kerja sama dengan Indonesia untuk memajukan share values, pluralisme, toleransi yang merupakan soft power yang penting untuk kerja sama deradikalisasi," imbuh Adam.

Seperti diketahui, dalam pernyataannya, Mike Pence sempat mengungkapkan kekagumannya soal kerukunan umat beragama di antara kemajemukan budaya di Indonesia. Karena itu AS bekerja sama dengan Indonesia terus mendorong pluralisme dan demokrasi harmonis.

Sebagai tindak lanjut kemitraan strategis, rencananya Retno akan bertemu dengan Menlu AS Rex W Tillerson. Sementara itu, untuk kerja sama ekonomi, sedang diusahakan pertemuan dengan Menteri Perdagangan AS, di mana Retno juga akan didampingi pejabat Kemenko Perekonomian.

"Kita belum dapat konfirmasi menterinya, tetapi yang jelas dari pejabat eselon I dari Kemenko Perekonomian, kemudian Kementerian Perdagangan," ujar Adam.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke Indonesia pada April lalu, Pence bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dari hasil pertemuan tersebut disepakati 10 memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani kedua belah pihak. (hld/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads