Di-PHK, 6 Pengurus SP Semarang Mogok Makan
Senin, 25 Apr 2005 18:46 WIB
Semarang - Protes karena telah di-PHK secara sepihak, 6 orang pengurus SP (Serikat Pekerja) PT Jawa Meubel aksi mogok makan di Kantor DPRD Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Senin (24/5/2005). Keenam pengurus SP yang melakukan aksi mogok itu adalah Wini, Mas'ud, Suparmi, Walginah, Nanik, dan Mustiyati. Menurut pengakuan mereka, perusahaan mem-PHK pada tanggal 14 April lalu dengan alasan yang tidak jelas. Dalam aksi yang dilakukan di serambi Kantor DPRD Jateng itu, mereka membawa spanduk besar bertuliskan 'Saatnya Buruh Bangkit, Bukan Meratapi Nasib'. Tak ada satu pun polisi yang mengawal aksi itu. Selang beberapa jam kemudian, para buruh itu ditemui Wakil Ketua DPRD Jateng Abdul Karding Karding di Ruang Serba Guna DPRD Jateng. Setelah berdialog, Karding berjanji akan segera menangani masalah keenam buruh itu. "Paling lambat besok, kami akan meminta Disnaker Propinsi dan Kota untuk mempertemukan teman-teman buruh dengan pihak perusahaan. Ya, agar masalahnya tidak berlarut-larut," kata Karding kepada wartawan. Usai dialog, para buruh masih melanjutkan aksinya. Mereka kembali ke teras kantor DPRD dan duduk-duduk sambil mengacungkan sejumlah poster yang mereka bawa. "Kami tidak akan berhenti sebelum permasalahan kami diselesaikan. Kami meniginginkan keadilan. PHK kami tidak beralasan," tutur salah satu pengurus SP Suparmi. Hingga pukul 15.30 WIB, keenam orang itu yang 'berkantor' di Jl Padi Raya, Genuk, Semarang Timur itu masih bertahan. Mereka jadi tontonan sejumlah staf DPRD dan pengunjung.
(asy/)











































