Polisi Imbau Massa GNPF Tak Long March Saat Aksi Jumat

Polisi Imbau Massa GNPF Tak Long March Saat Aksi Jumat

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 27 Apr 2017 16:57 WIB
Polisi Imbau Massa GNPF Tak Long March Saat Aksi Jumat
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Massa Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) MUI akan menggelar aksi lagi pada Jumat 27 April 2017 besok. Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya mengimbau agar massa untuk tidak melakukan long march.

"Sebaiknya tidak usah long march. Kami koordinasikan agar sembahyang di Masjid Istiqlal saja," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Kamis (27/4/2017).

Massa aksi telah memberitahukan ke Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya. Jumlah massa yang disampaikan GNPF diperkirakan 1.500-2.000 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah kita siapkan pengamanannya, jumlahnya yang pasti cukuplah," imbuh Argo.

Argo mengimbau massa untuk tidak melakukan tindakan anarkis selama aksi. Massa diminta mentaati peraturan perundang-undangan dalam melakukan aksi.

Massa rencananya akan melakukan aksi di depan gedung eks Pegadilan Negeri Jakarta Pusat di Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat. Sebelum ke lokasi, massa long march dari Istiqlal selepas salat Jumat. "Besok (Jumat) akan ada aksi damai setelah salat Jumat," kata anggota tim advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera dalam perbincangan, Kamis (27/4/2017).

Massa menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditahan. Namun Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq dan Ketum Bachtiar Nasir dipastikan tidak akan hadir. Selain aksi pada hari Jumat besok, GNPF MUI juga akan menggelar aksi pada Jumat pekan depan. Pada pekan depan, massa akan mendatangi Mahkamah Agung (MA).

Adapun putusan sidang Ahok akan digelar pada Selasa (9/5) nanti. Ahok sebelumnya dituntut dengan hukuman 1 tahun penjara dengan massa percobaan 2 tahun. (mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads