DetikNews
Kamis 27 April 2017, 16:09 WIB

Polisi Masih Periksa Nakhoda Kapal yang Terbakar di Pulau Seribu

Jabbar Ramdhani - detikNews
Polisi Masih Periksa Nakhoda Kapal yang Terbakar di Pulau Seribu Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Polisi masih memeriksa nakhoda kapal Zevolution 9 Princes Debble yang terbakar di perairan Kepulauan Seribu. Polisi ingin mencari tahu asal munculnya api hingga membuat kapal itu terbakar.

"(Kondisi nakhoda) sehat. Masih diperiksa semua. Termasuk ABK (anak buah kapal). Yang sekarang masih kita selidiki ini dari mana asal-muasal apinya, kenapa begitu," kata Kasie Tindak Ditpolair Polda Metro Jaya Kompol Pandji Santoso saat dihubungi detikcom, Kamis (27/4/2017).



Pandji mengatakan api yang membakar kapal kelas premium tersebut berasal dari genset kapal yang meledak. Api lalu menjalar membakar badan kapal hingga habis.

Nakhoda kapal penumpang wisata tersebut diketahui bernama Antoni, sementara kedua ABK kapal bernama Bragi dan Gunawan. Saat ini mereka masih berada di kantor Ditpolair Polda Metro Jaya.

Pandji mengatakan sistem keamanan di kapal tersebut sudah cukup baik. Terbukti, penumpang sebanyak 19 orang semuanya selamat.

"Untuk faktor keselamatan, semua selamat. Berarti dari segi pelayaran semua bagus, termasuk life jacket. Kalau dari safety, karena semua bisa selamat, berarti bagus safety-nya," ucap dia.

Para penumpang sempat dibawa juga ke kantor Ditpolair Polda Metro Jaya. Namun saat ini para penumpang tersebut sudah kembali pulang ke rumah masing-masing.

Hanya, masih ada seorang penumpang yang menjalani perawatan di RS Atma Jaya, Pluit, karena mengalami luka bakar. Sebelumnya diberitakan, korban ini merupakan warga negara China. Namun Pandji mengatakan korban bernama Jap Onny Najoan ini merupakan warga negara Indonesia.

"Korban selamat semua, kemudian sudah kembali ke rumah masing-masing. Kecuali satu orang yang luka yang dirujuk ke Pluit. Yang korban dirawat WNI, tadi anggota sudah cek ke RS," ucapnya.

Kapal Zevolution 9 Princes Debble memuat penumpang yang mayoritas adalah WNA. Kapal berangkat dari Marina Ancol dengan tujuan Pulau Air, Pulau Putri, Pulau Pelangi, dan Pulau Macan di Kepulauan Seribu.

Berikut adalah nama korban yang berhasil selamat dari peristiwa tersebut:

1. Zhang Xin Meng
2. Jap Onny Najoan
3. Cao Jian
4. Inder
5. Cahrlige Tomaselli Tophan
6. Ruth Tear Tomaselli
7. Hadi Pranoto
8. Chen Leizen
9. Yang Jiapeng
10. Yin Xiang Yun
11. Sadiq Pasha
12. Nishath Ambrin
13. Johan
14. Brandon
15. Chang Sheng Wei
16. Lei Yu Xin
17. Rohman
18. H. Enang Masturo
19. Yohana
(jbr/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed