DetikNews
Kamis 27 April 2017, 10:48 WIB

Bertemu Ahok, Jokowi Bicara Macet Parah di Pancoran

Bisma Alief Laksana - detikNews
Bertemu Ahok, Jokowi Bicara Macet Parah di Pancoran Jokowi-Ahok saat meninjau pembangunan LRT (Bagus Prihantoro/detikcom)
Jakarta - Kemacetan parah di Pancoran, Jakarta Selatan, menjadi perbincangan Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Saya kemarin ketemu Pak Jokowi pas lagi duduk-duduk selesai acara Musrenbangnas. Dia bilang ke saya 'macet'," kata Ahok menceritakan perbincangannya dengan Jokowi saat membuka Rakerda Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).

Ahok malah balik bercanda kepada Jokowi soal kemacetan akibat proyek LRT (light rail transit) dan flyover Pancoran. Ahok menyebut kemacetan terjadi karena proyek yang diputuskan saat keduanya memimpin Jakarta.

"Saya bilang, kita yang putusin kan Pak kemarin," ujar Ahok.

Ahok bercerita, saat dirinya masih menjabat Wakil Gubernur DKI bersama gubernur saat itu, Jokowi, keduanya diberi pilihan soal solusi kemacetan di Jakarta. Ahok dan Jokowi diberi pilihan Jakarta akan macet 80 persen, 60 persen, 40 persen, atau 20 persen.

"Kalau 20 persen, bangun pelan-pelan, tapi kalau pelan-pelan mobil tambah terus sama juga," ucap Ahok.

Karena itu, Ahok menyebut Jokowi pernah mengatakan keputusan yang mereka buat saat itu tidak menghitung cost politik. Menurut Ahok, Jokowi saat itu tidak memikirkan keuntungan politik dari pembangunan di Jakarta yang mereka kerjakan bersama.

"Pak Jokowi bilang kita ini nggak hitung cost politik. Ini nggak ada keuntungan politiknya, kita lempeng saja untuk perbaikan Jakarta. Kita sepakat membangun MRT, LRT, underpass, flyover itu. Kita mending bangun sekalian saja semua," tutur Ahok.
(bis/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed