"Rumah itu sudah lama kosong, sudah 6-7 tahun kosong," ujar Mustofa, Ketua RT 3 RW 4 Kelurahan Ampel, Semampir, Surabaya, kepada detikcom, Rabu (26/4/2017).
Mustofa mengatakan rumah itu adalah rumah Asfiyah, yang mempunyai anak bernama Ana. Rumah tersebut biasanya dibersihkan oleh Rifki Ramadhani, anak angkat Ana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Imam Wahyudiyanta/detikcom |
Ana sendiri saat ini menempati rumahnya yang lain yang ada di Ampel Kesumba. Namun Mustofa tak mengenal Marieta Safitri meski alamat di KTP tertulis di rumah tersebut. "Tak ada nama dia (Marieta) di KK," ujar Mustofa.
detikcom kemudian menyambangi rumah Ana di Ampel Kesumba. Para tetangga mengaku mengenal Marieta yang disebut sebagai adik Rifki Ramadhani, anak angkat Ana. Marieta dikenal tertutup karena jarang keluar dari rumah sehingga tak banyak berkomunikasi dengan tetangga.
"Yang orang-orang bilang, Bu Ana tidak punya anak. Rifki dan Marieta adalah anak angkatnya. Tetapi Marieta tidak tinggal sejak keci, tinggalnya sudah besar," ujar salah seorang tetangga yang enggan disebut namanya.
Menurut tetangga, Marieta memang tinggal dan tidur di Ampel Kesumba ataupun di Ampel Maghfur. Namun Marieta sudah lama tak terlihat.
"Sudah setahun tak melihat Marieta. Lihat terakhir dia keluar rumah, entah ke mana," kata tetangga itu.
Foto: Imam Wahyudiyanta/detikcom |
Marieta dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas dugaan penipuan berkedok penjualan tiket travel. Marieta juga dilaporkan ke Polres Lombok Timur atas kasus dugaan penipuan.
"Kami mendapatkan informasi, yang bersangkutan juga dilaporkan ke Polres Lombok Timur. Dengan adanya dua laporan di polda yang berbeda, kami akan koordinasi antarpolda," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera.
Marieta dilaporkan ke Polda Jatim oleh Antariksa Ayu, warga Surabaya, pada Desember 2016. Sedangkan laporan di Polres Lombok Timur pada April 2017.
Di Polda Jatim, Marieta dilaporkan atas dugaan penipuan dengan modus penjualan tiket dan berkedok travel.
Sedangkan pengacara Marieta, mahasiswi yang dilaporkan terkait kasus dugaan penipuan, berencana melaporkan balik pelapor. Para pelapor diduga sudah mencemarkan nama baik Marieta.
"Kami akan melaporkan balik atas orang-orang yang tidak senang dan mencemarkan nama baik Marieta, terutama dengan Roxy Tour," ujar pengacara Marieta, Erlikh Indraswanto, di kantornya, Ruko Jemur Raya, Jl Jemursari, Surabaya, Rabu (26/4/2017).
Erlikh menerangkan kliennya bukan pemilik biro jasa travel. Bahkan orang tua Marieta juga tidak pernah mengetahuinya.
"Marieta tidak pernah tahu namanya Roxy Tour Travel. Orang tuanya juga tidak pernah tahu Roxy. Jadi saya tegaskan, tidak ada sangkut-paut dengan Roxy," katanya. (iwd/fdn)












































Foto: Imam Wahyudiyanta/detikcom
Foto: Imam Wahyudiyanta/detikcom