DetikNews
Rabu 26 April 2017, 23:06 WIB

Menteri Susi Jawab Cak Imin yang Sebut Aturannya Susahkan Nelayan

Angga Aliya ZRF - detikNews
Menteri Susi Jawab Cak Imin yang Sebut Aturannya Susahkan Nelayan Menteri Susi Pudjiastuti (Wahyu Daniel/detikcom)
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menanggapi sindiran Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut sejumlah kebijakan Susi menyusahkan kehidupan nelayan.

Sindiran Cak Imin itu salah satunya tentang larangan penggunaan alat tangkap cantrang. Menurut Susi, seharusnya Cak Imin mencari tahu terlebih dulu alat tangkap macam apa itu cantrang.

"Pak Muhaimin harusnya mengetahui dulu tentang alat tangkap cantrang itu apa," ujar Susi dalam pernyataannya, Rabu (26/4/2017).

Susi mengatakan Cak Imin mestinya menyarankan nelayan menggunakan alat tangkap lainnya. Sejak awal memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan, Susi mengatakan sudah melakukan perundingan dengan pemilik cantrang.

"Yang kedua, tahu sejarahnya sejak awal saya di KKP dan perundingan-perundingan dengan para pemilik cantrang sampai dengan Ombudsman turun tangan," ujar Susi.

"Kalau Pak Muhaimin sayang bangsa dan masa depan para nelayan tersebut, beliau seharusnya segera menyarankan pakai atau ganti alat tangkap yang lain. Dan segera ke wilayah tangkap timur atau barat, ikannya banyak dan akan lebih untung daripada ambil ikan rucah. Itu pemimpin rakyat atau wakil rakyat yang benar," jelas Susi.

Sebelumnya, Cak Imin, yang menemui nelayan Pantura di Tegal, Jawa Tengah, sempat menyindir sejumlah kebijakan Susi. Dia mengaku mendesak pemerintah mengevaluasi larangan penggunaan cantrang oleh nelayan tradisional. Larangan itu dinilai telah merugikan nelayan sehingga berdampak negatif pada hasil tangkapan nelayan di kawasan Pantura.

"Saya sendiri yang akan mengawal dan menyampaikan kepada Presiden bahwa peraturan menteri buatan Bu Susi itu harus dicabut," kata Cak Imin.

Cantrang adalah alat penangkapan ikan yang masuk dalam kelompok pukat tarik berkapal (boat or vessel seines). Cantrang bersifat aktif dioperasikan dengan menggunakan kapal motor. Larangan penggunaannya terdapat dalam Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawl) dan Pukat Tarik (Seinen Nets).

"Saya perintahkan seluruh menteri asal PKB untuk menyampaikan langsung nasib nelayan Pantura kepada Presiden. Seluruh anggota legislatif dari PKB harus mengawal keinginan nelayan Pantura hingga tuntas. Kita dukung pemerintah jaga lingkungan, tapi perut keluarga nelayan harus nomor satu dipikirkan," lanjutnya.
(dhn/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed