Anies Tak Mau Buru-buru Ubah Aturan di DKI

Anies Tak Mau Buru-buru Ubah Aturan di DKI

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 26 Apr 2017 19:32 WIB
Anies Tak Mau Buru-buru Ubah Aturan di DKI
Anies-Sandi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengaku berhati-hati soal rencana mengganti peraturan gubernur (pergub). Tak mau terburu-buru, pihaknya ingin bekerja dengan matang.

"Baru seminggu, semuanya lagi dilihat. Jadi kita semuanya terbuka, kita tidak mau terburu-buru menyatakan akan mengubah, mengganti, kami ingin prudent," ujar Anies di kediamannya, Jalan Lebak Bulus Dalam II, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2017).

Anies mengatakan amanah yang dijalankan sebagai gubernur tidak sederhana. Setiap langkah memiliki konsekuensi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ingin bekerja itu matang karena amanah ini tidak sederhana, dan setiap melangkah itu punya konsekuensinya. Kalau ditanya akan ada perubahan, ya pasti ada, kan menjabat 5 tahun. Tentu ada. Tapi kalau sekarang, review sedang dilakukan," jelasnya.

Mau tonton video terbaru dan asyik lainnya?


Anies mencontohkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dijalankan berdasarkan pergub. Jika KJP Plus miliknya hendak dijalankan, ia harus mengeluarkan pergub.

"Kalau KJP sekarang jelas untuk yang bersekolah saja, kalau diberikan kepada anak di luar sekolah, harus diganti. Tapi kita nggak mau buru-buru. Ini makanya harus prudent, karena setiap program pasti akan melakukan perubahan pada anggaran kalau kita persiapkan anggarannya," imbuhnya.

Jika anggaran dari program kerja yang dijanjikannya saat kampanye belum ada, program tersebut belum bisa dijalankan. "Makanya saya mau prudent, ada waktu yang cukup sampai Oktober. Tapi kita ingin sebelum Oktober keluar daftarnya," pungkasnya. (nvl/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads