Kemenristek Dikti Jamin Tak Ada Praktik Jual-Beli Kursi PTN

Kemenristek Dikti Jamin Tak Ada Praktik Jual-Beli Kursi PTN

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 26 Apr 2017 15:49 WIB
Kemenristek Dikti Jamin Tak Ada Praktik Jual-Beli Kursi PTN
Foto: Istimewa
Jakarta - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) menjamin proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) bebas dari tindak kecurangan, baik di jalur SNMPTN, SMBPTN dan Mandiri. Warga juga diminta tidak mempercayai calo.

"Kami jamin tak ada praktik jual beli kursi," kata Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SMBPTN 2017, Ravik Karsidi di Gedung Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2017).

Ia mengatakan kursi yang masing kosong usai tahap SNMPTN akan dialokasikan untuk menampung peserta yang lolos SMBPTN kelak. Begitupun kursi kosong sisa SMBPTN akan diperuntukkan bagi peserta jalur mandiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sampai terpaksa kosong, ya nanti para rektor akan lihat selisih kuotanya dan digeser ke SMBPTN, dan seterusnya ke Jalur Mandiri," ujar Ravik.

Ia kemudian mengimbau para peserta SNMPTN yang sudah lulus, untuk tidak kembali mengikuti ujian SMBPTN meski dengan alasan ingin merubah pilihan PTN atau coba-coba.

Jika demikian, otomatis kursi calon peserta lainnya yang tak lulus SNMPTN atau memang berniat masuk lewat jalur SMBPTN, terambil.

"Kami imbau juga bagi teman-teman yang lulus, 16 Mei kan ada ujian (SMBPTN, red), jangan ambil lagi. Itu berarti mengambil hak orang lain," ucap Ravik.

Ravik menambahkan, agar masyarakat jangan mempercayai jasa-jasa calo atau joki karena para rektor kampus telah berkomitmen menjaga kredibilitas. (aud/idh)


Berita Terkait