"Kami jamin tak ada praktik jual beli kursi," kata Ketua Panitia Pusat SNMPTN-SMBPTN 2017, Ravik Karsidi di Gedung Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/4/2017).
Ia mengatakan kursi yang masing kosong usai tahap SNMPTN akan dialokasikan untuk menampung peserta yang lolos SMBPTN kelak. Begitupun kursi kosong sisa SMBPTN akan diperuntukkan bagi peserta jalur mandiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kemudian mengimbau para peserta SNMPTN yang sudah lulus, untuk tidak kembali mengikuti ujian SMBPTN meski dengan alasan ingin merubah pilihan PTN atau coba-coba.
Jika demikian, otomatis kursi calon peserta lainnya yang tak lulus SNMPTN atau memang berniat masuk lewat jalur SMBPTN, terambil.
"Kami imbau juga bagi teman-teman yang lulus, 16 Mei kan ada ujian (SMBPTN, red), jangan ambil lagi. Itu berarti mengambil hak orang lain," ucap Ravik.
Ravik menambahkan, agar masyarakat jangan mempercayai jasa-jasa calo atau joki karena para rektor kampus telah berkomitmen menjaga kredibilitas. (aud/idh)











































