"Pertemuan ini hanya silaturahim biasa. Saya dan Bu Sylvi itu sahabat lama. Juga dengan Pak Djarot juga sama, kita ingin Jakarta dapat melakukan rekonsiliasi dengan cepat," ujar Sandiaga di SMA Al Azhar, BSD, Tangerang Selatan, Selasa (26/4/2017).
Sandiaga menilai pertemuan dengan para pemimpin di Jakarta sangat penting. Melalui pertemuan tersebut, menurut Sandiaga, diharapkan agar Jakarta lebih kondusif.
"Semakin sering ada pertemuan dengan pimpinan-pimpinan, seperti dengan Bu Sylvi dan Pak Djarot semoga Jakarta akan lebih kondusif," kata Sandiaga.
"Sebagai wakil gubernur juga masukan dari Pak Djarot sangat penting karena akan memberikan saran bagi kita nanti dalam memimpin," sambungnya.
Sandiaga mengatakan pertemuan akan dilakukan secara terpisah antara Sylviana dan Djarot. Ia menampik akan ada pembicaraan terkait kerjasama bila ia telah resmi berada di pemerintahan.
"Pertemuan nanti dilangsungkan sama bu Sylvi sore, Pak Djarot nanti malam. Bu Sylvi juga nanti akan menitipkan bukunya ke kita, saya sudah beri testimoni ke bukunya. Belum ada pembicaraan ke arah yang lain-lain," katanya. (fdu/imk)











































