"Tentunya yang bersangkutan syok berat karena yang tertembak anak kandungnya sendiri," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto kepada detikcom, Rabu (26/4/2017).
Rikwanto menambahkan Aiptu BS sangat terpukul dan menyesali insiden itu. Betapa tidak, yang tertembak adalah anak sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus tersebut saat ini masih didalami oleh Propam Polda Bengkulu. Aiptu BS juga telah menyerahkan senjata api jenis revolver miliknya itu kepada pimpinan.
Insiden tersebut terjadi di rumah Aiptu BS di Jl Sumatera 5 Kelurahan Sukamerindu, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, pukul 04.00 WIB pagi tadi.
Kejadian ini bermula ketika BS dan keluarga sedang tertidur lelap. BS kemudian bangun karena mendengar suara pintu terbuka dan mengira ada pelaku pencurian masuk.
BS kemudian mengambil senjatanya dan menarik pelatuk. Seketika dia menembakkan senjatanya ke arah korban yang dia duga sebagai pelaku pencurian. Namun alangkah kagetnya BS ketika mengetahui yang tertembak adalah anak sendiri.
BA sempat dibawa ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa korban tidak terselamatkan akibat tembakan itu. (mei/idh)











































